- Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling
- Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Kalsel Diminta Sesuaikan Pembelajaran
- Wamenko Pangan Terjun Padamkan Karhutla di Banjarbaru
- Gubernur Kalsel Resmi Tutup Kalsel Expo 2026; Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang
- Farrel Bangga Jadi Pengibar Bendera Pusaka Kalsel
- Sebanyak 51 Narapidana di Kalsel Bebas di Momentum HUT ke-81 RI
- Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500 Dipadati Lebih dari 10 Ribu Jemaah
- Wagub Kalsel Hadiri Haul ke-48 KH. Muhammad Salim bin Ma ruf di Martapura
- Sholat Jumat Perdana Digelar, Masjid Syekh Arsyad Al Banjari Disiapkan Jadi Islamic Center
- Gubernur Muhidin Kukuhkan 44 Paskibraka Kalsel 2026, Siap Kibarkan Merah Putih
Tim SAR Gabungan Berhasil Menyelamatkan Balita Hilang di Loksado, HSS

Keterangan Gambar : Dua hari hilang. Balita bernama Arianti itu ditemukan dalam kondisi selamat pada Sabtu (8/11/2025) pagi. (Foto:Basarnas).
Hulu Sungai Selatan, smartbanua.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan balita berusia 2,5 tahun, Arianti, yang sempat dilaporkan hilang di Desa Malinau, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Balita tersebut ditemukan dalam kondisi selamat pada Sabtu (8/11/2025) pagi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa operasi pencarian melibatkan Polsek Loksado, BPBD HSS, Tagana, Kerukunan BPK HSS, serta masyarakat setempat.
Baca Lainnya :
- Banjarmasin Semarak dengan Kolaborasi Wayang Gung dan Wayang Banjar dalam Peringatan Hari Wayang Nasional0
- Wagub Kalsel Hadiri Wisuda ke-XI Politeknik Hasnur, 81 Lulusan Siap Perkuat SDM Industri0
- Barito Putera Tunjukkan Semangat Juang, Imbang Lawan PSS Sleman di Papan Atas Liga 20
- Kalsel Berpotensi Hujan Lebat 0
- Renan Alves Cetak Gol Pertama untuk Barito Putera di Menit ke-21 Liga 2 Kontra PSS Sleman0
“Pada Sabtu 8 November 2025, korban atas nama Arianti (2,5 tahun) ditemukan sekitar pukul 07.15 Wita pada koordinat 02°51'31" S – 115°26'00" E, atau sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian, oleh Tim SAR gabungan. Syukurlah, kondisi korban dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi ke rumah keluarganya,” ujar Kakansar.
Operasi pencarian sempat menghadapi kendala karena lemahnya sinyal komunikasi di area perbukitan, namun berkat koordinasi lintas instansi dan dukungan aktif masyarakat, proses pencarian dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
Setelah korban ditemukan, Tim SAR melakukan debriefing dan evaluasi sebelum kembali ke satuan masing-masing. Kakansar Banjarmasin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi penyelamatan ini.
“Keberhasilan ini kembali menegaskan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam penanganan keadaan darurat di wilayah pegunungan dan perairan seperti Loksado. Kami juga berterima kasih kepada masyarakat setempat yang ikut aktif membantu sejak awal operasi,” tambahnya.
Dengan ditemukannya Arianti dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi ditutup, dan seluruh personel kembali ke pos masing-masing. (/smartbanua)
