Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)

By smartbanua 30 Sep 2026, 19:05:41 WITA, 4 Dibaca Pemprov Kalsel
Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)


BANJARBARU - Gubernur Kalsel, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. M. Syarifuddin secara resmi meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah (SIPEKA), sebagai inovasi untuk memperkuat tata kelola kerja sama daerah yang lebih terintegrasi, transparan, dan akuntabel di Ruang H. Maksid, lantai 3 Kantor Gubernut Kalsel di Banjarbaru (30/9/2026) siang.

Baca Lainnya :

SIPEKA (Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah) merupakan platform digital terpadu yang dihadirkan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Kalsel untuk memperkuat tata kelola kerja sama daerah.

Aplikasi ini mengintegrasikan perencanaan, pemetaan, pendataan, pengusulan, hingga monitoring dan evaluasi kerja sama dalam satu sistem. Dengan proses yang lebih tertib, cepat, transparan, dan terintegrasi.

Ketersediaan data dan informasi yang terintegrasi membantu Gubernur Kalsel memperoleh gambaran perkembangan kerja sama secara lebih cepat, sehingga dapat menjadi dasar dalam mengambil kebijakan dan keputusan yang tepat.

Dengan tata kelola yang lebih cepat, transparan, dan terukur, SIPEKA diharapkan mampu mempercepat tindak lanjut program kerja sama yang berdampak langsung bagi masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan setiap kolaborasi pemerintah memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banua.

Dalam sambutan Gubernur Kalsel yang disampaikan Sekdaprov H. M. Syarifuddin, H. Muhidin menyampaikan bahwa kerja sama daerah merupakan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus kebutuhan strategis dalam mempercepat pembangunan.

“Belum ada satu daerah pun yang bisa membangun daerahnya secara optimal tanpa melalui kerja sama, baik antar daerah, dengan perguruan tinggi, maupun dengan instansi lainnya,” ujar H. Muhidin dalam sambutan tertulisnya.

Menurutnya, Pemprov Kalsel bersama 13 kabupaten/kota perlu terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki daerah.

Namun, pengelolaan kerja sama selama ini masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain administrasi yang belum optimal, pendataan yang masih dilakukan secara manual dan tersebar, serta belum terintegrasinya proses monitoring dan evaluasi.

“Selama ini tantangan yang kita hadapi adalah belum optimalnya kerja sama secara administrasi, pendataan kerja sama yang masih manual, juga tersebar dan sulit dimonitor. Dokumen yang habis masa berlakunya tidak termantau, serta laporan monitoring dan evaluasi yang tidak terintegrasi. Ini segera harus kita perbaiki dan selesaikan,” tegasnya.

Kehadiran SIPEKA diharapkan menjadi solusi atas berbagai kendala tersebut. Aplikasi ini mengintegrasikan proses kerja sama mulai dari pengusulan, verifikasi, pembahasan dokumen, penandatanganan, hingga monitoring dan evaluasi dalam satu sistem.

“Kehadiran Aplikasi SIPEKA yang kita luncurkan hari ini kiranya bisa menjadi solusi atas problematika dan juga kendala kerja sama. Saya mengamati fungsi aplikasi ini mendorong penguatan tertib administrasi, transparansi, dan juga akuntabilitas,” jelas H. Muhidin.

Gubernur H. Muhudin juga memberikan tiga arahan penting dalam implementasi SIPEKA. Pertama, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalsel wajib menginput seluruh usulan kerja sama daerah, baik berdasarkan hasil pemetaan maupun usulan baru yang memiliki dampak strategis bagi daerah.

Kedua, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Kalsel sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi dalam fasilitasi serta koordinasi kerja sama daerah, mulai tahun depan menjadikan SIPEKA sebagai satu-satunya pintu masuk pengajuan usulan kerja sama daerah.

Ketiga, SIPEKA harus terus dimanfaatkan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan kerja sama daerah yang terus berkembang. Kerja sama yang tidak memberikan manfaat, tidak terawat, dan tidak berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat harus segera dievaluasi.

“Insya Allah, Aplikasi SIPEKA ini akan membawa tata kelola kerja sama di Banua yang kita cintai ini lebih modern, profesional, akuntabel, dan juga berdaya saing,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Kalsel, Rospana Sopian menjelaskan, SIPEKA dibangun sebagai bagian dari komitmen Pemprov Kalsel dalam mewujudkan tata kelola kerja sama daerah yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

Melalui aplikasi ini, seluruh data kerja sama daerah dihimpun dalam satu database yang terstruktur dan mudah diakses. SIPEKA juga menyediakan pemetaan sebaran serta potensi kerja sama di seluruh wilayah Kalsel, sekaligus memudahkan perangkat daerah dan para pemangku kepentingan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap masa berlaku kesepakatan maupun realisasi komitmen kerja sama.

“SIPEKA dibangun untuk mengintegrasikan tata kelola kerja sama daerah agar lebih mudah, cepat, dan transparan,” ujarnya.

Salah satu fitur penting yang dikembangkan adalah dashboard eksekutif yang memungkinkan Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah memantau perkembangan kerja sama secara langsung berdasarkan data yang tersedia dalam sistem.

“Pimpinan seperti Gubernur, Wakil Gubernur, dan Bapak Sekretaris Daerah bisa melihat langsung melalui dashboard eksekutif, sehingga beliau bisa mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan real-time,” jelasnya.

Rospana Sopian menambahkan, SIPEKA diharapkan tidak hanya menjadi sistem administrasi, tetapi menjadi instrumen pendukung pengambilan kebijakan dan penguatan kolaborasi pembangunan. 

Dengan data yang terintegrasi, potensi kerja sama dapat dipetakan, dipantau, dan dievaluasi secara lebih terukur agar memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.

“Program kerja sama daerah merupakan salah satu instrumen strategis dalam akselerasi pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memaksimalkan potensi di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Sebagai penutup, kegiatan launching SIPEKA dirangkai dengan game kuis interaktif yang diikuti para peserta. Kuis tersebut menguji pemahaman peserta mengenai SIPEKA, mulai dari fungsi, manfaat hingga tata kelola kerja sama daerah melalui aplikasi tersebut.

Dari hasil kuis, dipilih 10 peserta dengan nilai tertinggi sebagai peserta terbaik. Kegiatan berlangsung interaktif dan menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman peserta terhadap pemanfaatan SIPEKA dalam mendukung pengelolaan kerja sama daerah di Kalsel.

Kegiatan tersebut dihadiri Tenaga Ahli Gubernur, Asisten Gubernur Kalsel, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemprov Kalsel, pimpinan perguruan tinggi, BUMN, BUMD dan lembaga swasta di Kalimantan Selatan, Kepala Bagian Pemerintahan kabupaten/kota se-Kalsel, serta sejumlah tamu undangan. (/raponggati)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.