- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Banjarmasin - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami keterbatasan akses air bersih di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin.
Memasuki hari kedua penyaluran, bantuan didistribusikan ke tiga titik, yakni Masjid Miftahul Janah, Jalan HKSN Kompleks AMD Permai, Perumahan Pemprov Abdi Persada dekat SMP 13 Banjarmasin, serta kawasan samping Musholla Mahallul Khair di Pelabuhan Lama.
Baca Lainnya :
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo 0
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat0
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman0
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla 0
- Karhutla Kepung RSJ Sambang Lihum, Pasien Terpaksa Dievakuasi 0
Penyaluran dilakukan menggunakan mobil tangki. Warga kemudian mengambil air dengan membawa wadah masing-masing untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kepala Dinas Sosial Kalsel M. Farhanie melalui Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Bidang Penanggulangan Bencana, Yoefi Fahromi, mengatakan bantuan tersebut merupakan respons pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tengah keterbatasan air bersih.
“Penyaluran ini merupakan bagian dari penanganan krisis air bersih untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar,” ujar Yoefi di Banjarmasin, Sabtu 26 September.
Menurutnya, penyaluran dilakukan langsung ke sejumlah lokasi yang membutuhkan agar masyarakat dapat memperoleh pasokan air untuk aktivitas sehari-hari.
Dalam penanganan tersebut, Dinsos Kalsel bekerja sama dengan TP PKK Provinsi Kalsel dan PDAM Bandarmasih, serta melibatkan unsur Pramuka Kwarda Provinsi Kalsel.
Pemerintah Provinsi Kalsel memastikan distribusi air bersih akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan, seiring kondisi kekeringan yang menyebabkan sebagian warga mengalami keterbatasan pasokan air. (/smartbanua)
