- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
Tiang Pertama Dipancang, Makodam Lambung Mangkurat Target Rampung 2027

Banjarbaru - Pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) Lambung Mangkurat resmi dimulai, ditandai dengan pemancangan tiang pertama di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu 6 Mei.
Proyek strategis ini menjadi tonggak penguatan sistem pertahanan wilayah di Kalimantan Selatan, sekaligus diharapkan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Lainnya :
- Kodam Lambung Mangkurat Simbol Kebangkitan Pertahanan Rakyat Kalsel0
- Kodam Lambung Mangkurat Kalsel Resmi Mulai Dibangun 0
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Apel Gabungan Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Tahun 20260
- MUI Kalsel Gelar Pelatihan Sembelih Halal0
- Momentum HKG PKK 2026, Fathul Jannah Muhidin Hadiri Kajian Muslimah di Masjid Sabilal Muhtadin0
Kepala Dinas PUPR Kalsel, Muhammad Yasin Toyib, mengungkapkan pembangunan Makodam tersebut menelan anggaran sekitar Rp280 miliar dengan skema pembiayaan kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah.
“Sebesar Rp140 miliar bersumber dari Kementerian Pertahanan, sedangkan Rp140 miliar lainnya merupakan kontribusi dari Pemprov dan kabupaten/kota. Dari Pemprov sekitar Rp90 miliar, sisanya dari kabupaten/kota,” katanya .
Dari sisi teknis, Makodam Lambung Mangkurat akan dibangun di atas lahan seluas 10 hektare dengan bangunan utama setinggi lima lantai. Desainnya mengusung konsep modern yang dipadukan dengan kearifan lokal khas Kalimantan Selatan.
“Fasilitas yang dibangun akan lengkap sesuai masterplan, dan ditargetkan rampung pada 2027,” ungkap Yasin.
Menariknya, proyek ini turut melibatkan pengusaha lokal sebagai pelaksana pembangunan. Langkah ini pun dinilai strategis untuk mendorong perputaran ekonomi di daerah, terutama di sektor konstruksi serta penyerapan tenaga kerja.
Dengan dimulainya pembangunan ini, kehadiran Makodam Lambung Mangkurat diharapkan tidak hanya memperkuat fungsi pertahanan, tetapi juga menjadi katalis pembangunan dan mempererat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah di Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, jajaran Forkopimda, instansi vertikal, serta kepala daerah se-Kalsel. (/smartbanua)
