- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
Kodam Lambung Mangkurat Kalsel Resmi Mulai Dibangun

Banjarmasin - Markas Kodam (Komando Daerah Militer) di Provinsi Kalsel resmi mulai dibangun, ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) di kawasan perkantoran Pemrpov Kalsel di Banjarbaru. Rabu 6 Mei 2026.
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mengatakan keberadaan TNI di wilayah Kalsel sangat penting. Mengingat, potensi sumber daya alam (SDA) di banua sangat tinggi.
Baca Lainnya :
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Apel Gabungan Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Tahun 20260
- MUI Kalsel Gelar Pelatihan Sembelih Halal0
- Momentum HKG PKK 2026, Fathul Jannah Muhidin Hadiri Kajian Muslimah di Masjid Sabilal Muhtadin0
- May Day di Mapolresta Banjarmasi Buruh Minta Outsourcing Dihapuskan dan Tuntut Kenaikan Upah0
- Ribuan Buruh May Day di Mapolresta Banjarmasin, Minta outsourcing Dihapus0
“Kalsel ini sumber daya alamnya tinggi . Hal ini perlu dijaga untuk berlangsung manfaatnya, sehingga TNI Polri bersama-sama menjaga. ” katanya seusai acara.
Menurutnya dalam pembangunan aspek pertahanan tidak hanya dinilai dari kemampuan militernya maupun alat utama sistem senjata (Alusista), melainkan kekuatan rakyat yang dapat disiapkan secara dini.
“Tidak hanya menghadapi perang, namun dalam keadaan damai TNI dapat bahu membahu membangun kesejahteraan rakyat,” jelasnya.
Ia menjelaskan nama Kodam X Lambung Mangkurat sebagai simbol kebangkitan dan kedaulatan menjaga tanah banua.
"Ini adalah kebangkitan pertahanan Rakyat Kalsel Kodam Lambung Mangkurat merupakan doa seluruh rakyat Kalimantan Selatan," ucapnya.
Sementara, Gubernur Kalsel, Muhidin berharap dengan dibangunnya Kodam Lambung Mangkurat sangat bersyukur Kalsel memiliki pertahanan yang kuat. Selain itu juga diharapkan menambah kemajuan pembangunan untuk Kalsel.
"Alhamdulillah hari ini kita laksanakan peletakan batu pertama. Semoga jadi kemajuan dan kebangkitan pertahanan Kalsel untuk kemajuan masyarakat Kalsel," ujarnya.
Adapun pembangunan Kodam Lambung Mangkurat merupakan kolaborasi Kementrian Pertahanan (Kemenhan) RI dengan 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan. Total nilai 280 miliar dengan luas 10 hektar. (smartbanua)
