- Gubernur H. Muhidin Launching Layanan Devisa Bank Kalsel; Siap Layani Transaksi Internasional
- Polda Kalsel Musnahkan 2,7 Kg Sabu dan 7.019 Butir Ekstasi
- Gubernur H. Muhidin Resmi Buka MTQ Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel di Barito Kuala
- Polda Kalsel Gagalkan 128 Kilo Sabu-Sabu
- Polresta Banjarmasin Sikat Motor Balap Liar
- Patroli Malam Polresta Banjarmasin Tiga Remaja Bawa Sajam Diamankan
- Usai Patroli, Kapolres Nobar Piala Dunia Bersama Warga dan Awak Media
- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
Kodam Lambung Mangkurat Kalsel Resmi Mulai Dibangun

Banjarmasin - Markas Kodam (Komando Daerah Militer) di Provinsi Kalsel resmi mulai dibangun, ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) di kawasan perkantoran Pemrpov Kalsel di Banjarbaru. Rabu 6 Mei 2026.
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mengatakan keberadaan TNI di wilayah Kalsel sangat penting. Mengingat, potensi sumber daya alam (SDA) di banua sangat tinggi.
Baca Lainnya :
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Apel Gabungan Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Tahun 20260
- MUI Kalsel Gelar Pelatihan Sembelih Halal0
- Momentum HKG PKK 2026, Fathul Jannah Muhidin Hadiri Kajian Muslimah di Masjid Sabilal Muhtadin0
- May Day di Mapolresta Banjarmasi Buruh Minta Outsourcing Dihapuskan dan Tuntut Kenaikan Upah0
- Ribuan Buruh May Day di Mapolresta Banjarmasin, Minta outsourcing Dihapus0
“Kalsel ini sumber daya alamnya tinggi . Hal ini perlu dijaga untuk berlangsung manfaatnya, sehingga TNI Polri bersama-sama menjaga. ” katanya seusai acara.
Menurutnya dalam pembangunan aspek pertahanan tidak hanya dinilai dari kemampuan militernya maupun alat utama sistem senjata (Alusista), melainkan kekuatan rakyat yang dapat disiapkan secara dini.
“Tidak hanya menghadapi perang, namun dalam keadaan damai TNI dapat bahu membahu membangun kesejahteraan rakyat,” jelasnya.
Ia menjelaskan nama Kodam X Lambung Mangkurat sebagai simbol kebangkitan dan kedaulatan menjaga tanah banua.
"Ini adalah kebangkitan pertahanan Rakyat Kalsel Kodam Lambung Mangkurat merupakan doa seluruh rakyat Kalimantan Selatan," ucapnya.
Sementara, Gubernur Kalsel, Muhidin berharap dengan dibangunnya Kodam Lambung Mangkurat sangat bersyukur Kalsel memiliki pertahanan yang kuat. Selain itu juga diharapkan menambah kemajuan pembangunan untuk Kalsel.
"Alhamdulillah hari ini kita laksanakan peletakan batu pertama. Semoga jadi kemajuan dan kebangkitan pertahanan Kalsel untuk kemajuan masyarakat Kalsel," ujarnya.
Adapun pembangunan Kodam Lambung Mangkurat merupakan kolaborasi Kementrian Pertahanan (Kemenhan) RI dengan 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan. Total nilai 280 miliar dengan luas 10 hektar. (smartbanua)
