- Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan untuk Petani Jagung
- Gubernur Kalsel Bakal Evaluasi Kembali Kinerja Pejabat hingga Eselon IV
- Kolaborasi Dispora dan DLH Kalsel Libatkan Pemuda Jadi Agen Lingkungan
- Terima Reses Komisi XI DPR RI, Gubernur H. Muhidin Sampaikan Keberhasilan Pemprov Kalsel atas Kinerja Tinggi dan Penurunan Stunting serta Kemiskinan
- Polisi Ringkus Guru Silat Cabul di Banjarmasin
- Tiang Pertama Dipancang, Makodam Lambung Mangkurat Target Rampung 2027
- Kodam Lambung Mangkurat Simbol Kebangkitan Pertahanan Rakyat Kalsel
- Kodam Lambung Mangkurat Kalsel Resmi Mulai Dibangun
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Apel Gabungan Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Tahun 2026
- MUI Kalsel Gelar Pelatihan Sembelih Halal
Kodam Lambung Mangkurat Kalsel Resmi Mulai Dibangun

Banjarmasin - Markas Kodam (Komando Daerah Militer) di Provinsi Kalsel resmi mulai dibangun, ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) di kawasan perkantoran Pemrpov Kalsel di Banjarbaru. Rabu 6 Mei 2026.
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mengatakan keberadaan TNI di wilayah Kalsel sangat penting. Mengingat, potensi sumber daya alam (SDA) di banua sangat tinggi.
Baca Lainnya :
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Apel Gabungan Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Tahun 20260
- MUI Kalsel Gelar Pelatihan Sembelih Halal0
- Momentum HKG PKK 2026, Fathul Jannah Muhidin Hadiri Kajian Muslimah di Masjid Sabilal Muhtadin0
- May Day di Mapolresta Banjarmasi Buruh Minta Outsourcing Dihapuskan dan Tuntut Kenaikan Upah0
- Ribuan Buruh May Day di Mapolresta Banjarmasin, Minta outsourcing Dihapus0
“Kalsel ini sumber daya alamnya tinggi . Hal ini perlu dijaga untuk berlangsung manfaatnya, sehingga TNI Polri bersama-sama menjaga. ” katanya seusai acara.
Menurutnya dalam pembangunan aspek pertahanan tidak hanya dinilai dari kemampuan militernya maupun alat utama sistem senjata (Alusista), melainkan kekuatan rakyat yang dapat disiapkan secara dini.
“Tidak hanya menghadapi perang, namun dalam keadaan damai TNI dapat bahu membahu membangun kesejahteraan rakyat,” jelasnya.
Ia menjelaskan nama Kodam X Lambung Mangkurat sebagai simbol kebangkitan dan kedaulatan menjaga tanah banua.
"Ini adalah kebangkitan pertahanan Rakyat Kalsel Kodam Lambung Mangkurat merupakan doa seluruh rakyat Kalimantan Selatan," ucapnya.
Sementara, Gubernur Kalsel, Muhidin berharap dengan dibangunnya Kodam Lambung Mangkurat sangat bersyukur Kalsel memiliki pertahanan yang kuat. Selain itu juga diharapkan menambah kemajuan pembangunan untuk Kalsel.
"Alhamdulillah hari ini kita laksanakan peletakan batu pertama. Semoga jadi kemajuan dan kebangkitan pertahanan Kalsel untuk kemajuan masyarakat Kalsel," ujarnya.
Adapun pembangunan Kodam Lambung Mangkurat merupakan kolaborasi Kementrian Pertahanan (Kemenhan) RI dengan 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan. Total nilai 280 miliar dengan luas 10 hektar. (smartbanua)
