- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
Polda Kalsel Pastikan Tak Beri Ruang Untuk Premanisme, 135 Orang Diamankan Dalam Operasi Sikat Intan 1 2025

Banjarmasin : Polda Kalimantan Selatan ( Kalsel) memastikan tidak akan memberi ruang untuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat di wilayah hukumnya.
Hal itu, dibuktikan Polda Kalsel bersama Polres jajaran di 13 Kabupaten/kota, dengan mengamankan total 135 orang, dari ungkap kasus sebanyak 130 laporan polisi.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel Sebut Gugatan LPRI ke MK Soal PSU Banjarbaru Tidak Tepat0
- Catat Rekor Bulog Kalsel Berhasil Serap Gabah Petani Capai 29.968 ton0
- Pemprov Kalsel Persiapan Hari Jadi Ke-75 0
- Sidang Lanjutan Pembunuhan Juwita, Jumran Sempat Disarankan Untuk Menikahi0
- Sepasang Kekasih Diciduk Polisi Saat Pesta Sabu - Sabu0
Kapolda Kalsel Inspektur Jenderal Rosyanto Yudha Hermawan mengungkapkan, seluruh kasus yang diungkap hanya dalam waktu 9 hari menggelar Operasi Kepolisian Sikat 1 Intan 2025 sejak 1 mei.
"Sasaran operasi ini adalah, kegiatan atau praktek premanisme, kelompok masyarakat yang juga melakukan pungutan liar, mabuk-mabukan yang mengganggu aktifitas masyarakat," kata Kapolda dalam konfrensi pers, di Mapolda Kalsel, Jumat (9/5/2025).
Kapolda menegaskan, akan terus memberantas aksi premanisme, agar masyarakat terus merasa aman dan nyaman beraktifitas, juga untuk menjaga perekonomian di Banua.
"Kita akan terus memberantas premanisme, supaya masyarakat merasa aman dan nyaman, diamana roda perekonomian disini harus kita jaga, untuk dapat menjaga kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Adapun, barang bukti yang diamankan dari Operasi Kepolisian Sikat 1 Intan 2025 ini, diantaranya, 33 senjata tajam , minuman keras ratusan botol, sabu - sabu 68 paket, obat terlarang, roda 4 dua unit, roda 2 sembilan unit, STNK serta BPKB.
Bagi para pelaku kejahatan yang telah diamankan, akan menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuannya.
"Saya ucapkan, Terimakasih kepada masyarakat, yang telah mendukung Polda Kalsel dan Jajaran dalam operasi ini," ucap Kapolda. (smartbanua)
