- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
Sepasang Kekasih Diciduk Polisi Saat Pesta Sabu - Sabu

Banjarmasin : Sepasang kekasih berinisial RR (26) laki-laki dan EP (28) perempuan diciduk anggota Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara, saat asik berpesta narkoba jenis Sabu - sabu.
Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara Ipda Hafiz Satria, mengungkapkan, keduanya dicuduk di sebuah rumah di Jalan Kelayan B Timur Gang Kurnia Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Senin (28/4/2025) dini hari.
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalsel Percepatan SID, Cetak Sawah Rakyat dan Manajemen Keuangan Tahun 20250
- Ketua TP Posyandu Hj. Fathul Jannah Muhidin Sosialisasikan Program 6 SPM di Posyandu Jati 2 Kabupaten Banjar0
- Pemprov Kalsel Mulai Persiapkan Peringatan Hari Jadi (Harjad), Usung Tema Kalsel Bekerja 0
- Gubernur H. Muhidin Apresiasi Rumah Sakit Amanah Medical Center, Contoh untuk Pengusaha di Banua0
- Kecelakaan di Kawasan Barikin Hulu Sungai Tengah, Diduga Mobil Pejabat Pemprov Kalsel0
"Keduanya ini statusnya pacaran, kami ciduk setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada pesta narkoba," ucap Kanit.
Hafiz mengatakan, kedua pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Banjarmasin Utara beserta barang bukti narkoba jenis sabu-sabu yang digunakan dalam pesta narkoba tersebut.
Kedua pelaku RR dan EP sedang menjalani pemeriksaan secara intensif oleh pihak penyidik guna kepentingan pengembangan untuk mengetahui asal narkoba tersebut.
Awalnya, petugas menangkap RR dengan barang bukti tiga butir obat yang diduga obat-obatan terlarang jenis Carnophen/Zenith, satu unit timbangan digital serta tutup bong dan satu bilah pipet kaca.
Kemudian dikembangkan, RR mengakui menyimpan sesuatu yang diduga narkotika jenis sabu-sabu di tempat EP, setelah itu petugas berhasil menciduk EP beserta barang bukti dua paket sabu-sabu, satu alat hisap sabu-sabu (bong), dua bilah kaca pipet warna bening.
"Mereka dijerat dengan UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ucapnya. (smartbanua)
