- Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke-6 Digelar Khidmat di Banjarmasin
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 2026
- 2.189 Personel Amankan Lebaran di Kalsel
- Polda Kalsel Lepas 617 Peserta Mudik Gratis, Antusias Meningkat
- Polda Kalsel dan Bulog Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Terbantu
- Puisi sebagai Ruang Membaca Realitas: Buku Pesiar Tanpa Berlayar Dibedah di Kampung Buku Banjarmasin
- Gubernur H. Muhidin Berbuka Puasa Bersama Ketua DPRD Kalsel; Keberhasilan Pembangunan Sinergi Kuat Pemerintah, Legislatif dan Masyarakat
- Kantor Gubernur Kalsel dan Gedung Idham Chalid Resmi Kantongi PBG dan SLF dari Pemkot Banjarbaru
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Mahligai Pancasila, Penyegaran Birokrasi di Bulan Ramadan
Polda Kalsel dan Bulog Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Terbantu

Banjarbaru - Pemerintah memastikan stok pangan nasional, termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan, dalam kondisi aman dengan harga yang relatif stabil. Guna menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Bulog Kalsel menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 13 kabupaten/kota.
Wakil Kepala Polda Kalsel, Brigjen Pol Golkar Pangarso Rahardjo mengatakan secara nasional maupun di Kalimantan Selatan ketersediaan stok pangan masih mencukupi.
Baca Lainnya :
- Puisi sebagai Ruang Membaca Realitas: Buku Pesiar Tanpa Berlayar Dibedah di Kampung Buku Banjarmasin0
- Gubernur H. Muhidin Berbuka Puasa Bersama Ketua DPRD Kalsel; Keberhasilan Pembangunan Sinergi Kuat Pemerintah, Legislatif dan Masyarakat0
- Kantor Gubernur Kalsel dan Gedung Idham Chalid Resmi Kantongi PBG dan SLF dari Pemkot Banjarbaru0
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Mahligai Pancasila, Penyegaran Birokrasi di Bulan Ramadan0
- Amankan Mudik Lebaran 2026 Polda Kalsel Kerahkan 2.189 Personel Gabungan0
“Secara nasional demikian juga di Kalsel stok pangan dalam kondisi aman. Kegiatan gerakan pangan murah ini digelar serentak di Indonesia dalam rangka menjaga stabilitas harga menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujarnya saat meninjau kegiatan Gerakan Pangan Murah di kawasan Gudang Bulog Pal 21, Kota Banjarbaru. Jumat 13 Maret.
Ia menjelaskan, di Kalimantan Selatan kegiatan GPM Polri digelar di 14 lokasi yang tersebar di kabupaten/kota serta di Polda Kalsel yang dilaksanakan di kawasan pergudangan Bulog Divre Kalsel.
Pada kegiatan tersebut, disediakan beras SPHP sebanyak 20 ton dan minyak goreng berbagai merek sebanyak 4.000 liter, serta gula dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya dengan harga lebih murah dibanding harga pasaran.
“Hari ini kita sediakan beras SPHP sebanyak 20 ton dan minyak goreng berbagai merek 4.000 liter ditambah gula dan produk lainnya. Tentunya dengan harga lebih murah dibanding harga pasaran saat ini,” kata Pangarso.
Sementara itu, Kepala Bulog Kanwil Kalsel, Muhammad Akbar Said menegaskan stok pangan di Kalimantan Selatan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Polri dan Bulog dalam menyediakan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
“Untuk stok di Kalsel mencapai 19.800 ton beras sehingga sangat aman, sedangkan minyak goreng tersedia sebanyak 61.000 liter,” katanya.
Pantauan di lokasi, kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polda dan Bulog Kalsel mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Bahkan, warga sudah mulai mengantre sebelum kegiatan dimulai.
Dalam waktu sekitar satu jam, stok pangan yang dijual panitia langsung habis terjual karena harga komoditas yang ditawarkan jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Salah satu warga Landasan Ulin, Erna (30), mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, terutama di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
"Alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini. Karena saat ini bahan pokok naik apalagi jelang Lebaran," ucapnya.
Di sisi lain, Polri juga memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui Satgas Pangan, pengawasan dilakukan secara ketat dari hulu hingga hilir guna mengantisipasi lonjakan harga dan memastikan ketersediaan pasokan.
Secara nasional, stok beras saat ini mencapai 3,7 juta ton atau sekitar 144 persen dari kebutuhan nasional. (/smartbanua)
