- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
Amankan Mudik Lebaran 2026 Polda Kalsel Kerahkan 2.189 Personel Gabungan

Banjarmasin - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menyiapkan sebanyak 2.189 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Personel tersebut akan diterjunkan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
Kesiapan pengamanan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang digelar Polda Kalsel bersama jajaran Forkopimda, Selasa 10 Maret.
Baca Lainnya :
- Puncak Arus Mudik Kapal Laut Banjarmasin–Surabaya Diprediksi 14–18 Maret 20260
- Polda Kalsel Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri, Jaga Stabilitas Harga Pangan0
- Tahura Sultan Adam Siap Jadi Pilihan Wisata Alam Saat Libur Lebaran0
- TP PKK Kalsel Gelar Bakti Sosial Ramadan di Tanah Laut, Pasar Murah hingga Sunatan Massal untuk Warga0
- Ketua BKOW Kalsel Ellyana Trisya Hasnuryadi Gelar Khataman Al-Quran 17 Ramadan Bersama Nur Sulaiman Community di Banjarmasin0
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi menyampaikan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa ribuan personel tersebut berasal dari berbagai unsur untuk memastikan keamanan selama masa mudik dan libur lebaran.
“Sebanyak 2.189 personel gabungan disiapkan, terdiri dari 1.166 personel Polri, 247 personel TNI, dan 1.023 personel dari instansi terkait atau stakeholder,” ujarnya.
Ribuan personel ini akan ditempatkan di berbagai titik strategis guna menjaga kelancaran arus mudik, mengantisipasi gangguan keamanan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain pengerahan personel, Polda Kalsel juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan, yakni 3 pos terpadu, 21 pos pengamanan, serta 14 pos pelayanan yang akan memantau sekitar 3.740 titik pengamanan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga mencakup pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan serta stabilitas harga bahan pokok.
Satgas Pangan Polda Kalsel bersama Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian juga terus melakukan pemantauan terhadap harga bahan pokok dan penting (bapokting) untuk mencegah lonjakan harga maupun praktik penimbunan.
“Kami menjaga jangan sampai ada kenaikan harga yang cukup tinggi dan memonitor agar tidak ada penimbunan. Jika ditemukan pelanggaran, kami akan melakukan penegakan hukum secara tegas,” kata Kapolda.
Polda Kalsel juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, sehingga perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (/smartbanua)
