Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah

By smartbanua 10 Jun 2026, 20:25:34 WITA, 8 Dibaca Daerah
Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah


Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kios Pangan DPKP Kalsel, Banjarbaru, Rabu (10/6/2026). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Baca Lainnya :

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah kali ini berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman mengatakan, program tersebut rutin dilaksanakan hampir setiap bulan sesuai arahan Gubernur Kalimantan Selatan dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan guna membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga pangan.

“Gerakan Pangan Murah ini kami lakukan secara rutin, hampir setiap bulan. Hari ini kami bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, DPKP Kalsel menyediakan setengah ton beras SPHP, setengah ton gula pasir, dan 1.000 liter minyak goreng. Selain itu, tersedia pula komoditas lain seperti telur ayam, bawang merah, bawang putih, serta produk UMKM pangan lokal.

Syamsir menjelaskan, sejumlah komoditas dijual dengan harga yang telah mendapat subsidi dari pemerintah daerah. Beras SPHP yang biasanya dijual Rp59 ribu per kemasan diturunkan menjadi Rp55 ribu. Gula pasir yang di pasaran mencapai Rp18.500 per kilogram dijual Rp15 ribu per kilogram, sementara minyak goreng tetap dijual Rp15 ribu per liter.

Untuk komoditas bawang merah dan bawang putih, masyarakat dapat membeli dalam satu paket seharga Rp40 ribu dari harga normal sekitar Rp43 ribu. Adapun telur ayam dijual Rp23 ribu per rak dari harga pasaran Rp25 ribu.

Menurut Syamsir, pemerintah menerapkan mekanisme pembelian agar seluruh masyarakat yang hadir dapat memperoleh komoditas yang tersedia. Setiap warga hanya diperbolehkan membeli satu kali terlebih dahulu, dan dapat kembali membeli apabila stok masih tersedia setelah seluruh pengunjung mendapatkan kesempatan yang sama.

“Kami ingin semua masyarakat bisa merasakan manfaat Gerakan Pangan Murah ini. Karena pada beberapa kegiatan sebelumnya masih ada warga yang tidak kebagian akibat tingginya antusiasme masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tidak hanya dilakukan di Banjarbaru sebagai ibu kota provinsi, tetapi juga akan terus diperluas ke berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan Tim Penggerak PKK setempat.

“Ke depan kegiatan ini akan terus dilaksanakan di berbagai daerah agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat dan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi pangan,” pungkasnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.