- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel
- Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni

Banjarbaru - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor memprakirakan sebagian wilayah Kalimantan Selatan masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang selama periode 10 hingga 16 Juni 2026.
Prakirawan BMKG, Rianita Sekar Utami, mengatakan secara umum kondisi cuaca di Kalimantan Selatan selama sepekan ke depan didominasi cuaca cerah hingga berawan. Namun demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi pada waktu-waktu tertentu.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua0
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses0
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan0
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura0
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel0
“Potensi hujan yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang berdurasi singkat diperkirakan terjadi pada 10 Juni di wilayah Hulu Sungai Tengah, Balangan, dan Tabalong, serta pada 11 hingga 13 Juni di hampir seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan,” ujar Rianita, Selasa 9 Juni.
BMKG mencatat suhu udara di Kalimantan Selatan selama periode tersebut berkisar antara 24 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 52 hingga 98 persen. Sementara arah angin umumnya bertiup dari Timur Laut hingga Barat Daya dengan kecepatan antara 5 sampai 25 kilometer per jam.
Berdasarkan prakiraan cuaca mingguan, wilayah Kalimantan Selatan bagian utara, timur, selatan, dan barat berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada 10–12 Juni. Sedangkan pada 13–16 Juni, cuaca diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang di sejumlah daerah.
Selain cuaca daratan, BMKG juga mengeluarkan peringatan bagi aktivitas pelayaran. Gelombang laut di perairan Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru diperkirakan dapat mencapai ketinggian hingga 2,5 meter pada 12–14 Juni 2026.
BMKG mengimbau nelayan serta operator kapal tongkang dan kapal ferry agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat memengaruhi keselamatan pelayaran.
Di sisi lain, BMKG juga mengingatkan adanya potensi pasang air laut maksimum di Perairan Kotabaru pada 14–16 Juni 2026 dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 2,9 meter. Sementara di Perairan Sungai Barito, pasang maksimum diperkirakan terjadi pada 15–16 Juni dengan ketinggian antara 2,5 hingga 2,7 meter.
Menurut BMKG, saat ini Kalimantan Selatan tengah memasuki masa peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau. Kondisi tersebut berpotensi memicu perubahan cuaca secara tiba-tiba dari panas terik menjadi hujan lebat yang disertai petir, angin kencang, bahkan puting beliung dalam durasi singkat.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama masa pancaroba.
