- Segarkan Organisasi Gubernur Muhidin Kembali Lantik Ratusan Pejabat
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Tabligh Akbar dan Haul ke-6 Almarhum H. Andi Arsyad Petta Tahang di Tanah Bunbu
- Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan untuk Petani Jagung
- Gubernur Kalsel Bakal Evaluasi Kembali Kinerja Pejabat hingga Eselon IV
- Kolaborasi Dispora dan DLH Kalsel Libatkan Pemuda Jadi Agen Lingkungan
- Terima Reses Komisi XI DPR RI, Gubernur H. Muhidin Sampaikan Keberhasilan Pemprov Kalsel atas Kinerja Tinggi dan Penurunan Stunting serta Kemiskinan
- Polisi Ringkus Guru Silat Cabul di Banjarmasin
- Tiang Pertama Dipancang, Makodam Lambung Mangkurat Target Rampung 2027
- Kodam Lambung Mangkurat Simbol Kebangkitan Pertahanan Rakyat Kalsel
- Kodam Lambung Mangkurat Kalsel Resmi Mulai Dibangun
Nelayan Takisung Hilang, Basarnas Turunkan Tim SAR

Banjarmasin - Seorang nelayan bernama Bahran (50) dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari perahunya di Perairan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Hingga Minggu sore 1 Januari 2026, korban belum ditemukan dan operasi pencarian resmi telah dibuka oleh Basarnas Banjarmasin.
Laporan kehilangan korban diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin pada pukul 17.52 WITA dari BPBD Kabupaten Tanah Laut. Korban diketahui berangkat melaut sejak Sabtu (31/1/2026) pukul 13.00 WITA, namun tidak kembali hingga keesokan harinya.
Baca Lainnya :
- Menteri Hukum Supratman Didampingi Wagub Hasnuryadi Resmikan Pos Pelayanan Hukum Desa/Kelurahan se- Kalsel0
- Komisi I DPR RI Kunjungi Markas Korem 101/Antasari Bahas Kodam Baru0
- Pemprov Kalsel Fasilitasi 150 Lulusan SMA Kuliah Luar Negeri0
- Kementrian PU Rencanakan Bangun Jembatan Barito Dua0
- Komitmen Dukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Gubernur Kalsel Terima Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Madya0
Pencarian awal yang dilakukan warga hanya menemukan perahu korban dalam kondisi kosong, tanpa tanda-tanda keberadaan Bahran. Temuan tersebut memperkuat dugaan korban terjatuh ke laut.
Merespons laporan itu, Unit Siaga SAR Batulicin langsung mengerahkan empat personel rescue pada pukul 18.10 WITA. Tim menempuh perjalanan darat sejauh 230 kilometer menuju lokasi kejadian dengan membawa rubber boat, perlengkapan water rescue, alat komunikasi, dan peralatan selam.
Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, BPBD Tanah Laut, Polsek Takisung, PMI, Pos TNI AL Batakan, serta masyarakat setempat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyatakan pencarian akan difokuskan di sekitar lokasi penemuan perahu korban.
“Meski kondisi cuaca hujan, tim akan melakukan penyisiran maksimal begitu tiba di lokasi,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih dalam perjalanan menuju Takisung dan dijadwalkan langsung melakukan pemetaan serta pencarian begitu tiba di lokasi.(/smartbanua)
