- Kalsel Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah
- Dislautkan Kalsel Rapat Kerja Teknis Perencanaan Pembangunan Kelautan dan Perikanan 2027
- Pemprov Kalsel Siapkan Kolaborasi Pasar Murah Sambut Ramadhan
- Jelang Ramadan Edar dan Harga Minyakita Diawasi Ketat
- Ketua Dekranasda Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin Hadiri INACRAFT 2026, Dorong Produk Kerajinan Banua Tembus Pasar Nasional dan Global
- Wakili Gubernur H. Muhidin, Sekdaprov Kalsel Hadiri Antasari Award 2026 UIN Antasari Banjarmasin
- KPK OTT di Kantor KPP Madya Banjarmasin
- Penghunian Hotel Bintang Kalsel Turun Akhir 2025
- Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Banjarmasin Selatan
- Gubernur H. Muhidin Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Pemprov Kalsel Dukung Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran dan Transparan
Nelayan Takisung Hilang, Basarnas Turunkan Tim SAR

Banjarmasin - Seorang nelayan bernama Bahran (50) dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari perahunya di Perairan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Hingga Minggu sore 1 Januari 2026, korban belum ditemukan dan operasi pencarian resmi telah dibuka oleh Basarnas Banjarmasin.
Laporan kehilangan korban diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin pada pukul 17.52 WITA dari BPBD Kabupaten Tanah Laut. Korban diketahui berangkat melaut sejak Sabtu (31/1/2026) pukul 13.00 WITA, namun tidak kembali hingga keesokan harinya.
Baca Lainnya :
- Menteri Hukum Supratman Didampingi Wagub Hasnuryadi Resmikan Pos Pelayanan Hukum Desa/Kelurahan se- Kalsel0
- Komisi I DPR RI Kunjungi Markas Korem 101/Antasari Bahas Kodam Baru0
- Pemprov Kalsel Fasilitasi 150 Lulusan SMA Kuliah Luar Negeri0
- Kementrian PU Rencanakan Bangun Jembatan Barito Dua0
- Komitmen Dukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Gubernur Kalsel Terima Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Madya0
Pencarian awal yang dilakukan warga hanya menemukan perahu korban dalam kondisi kosong, tanpa tanda-tanda keberadaan Bahran. Temuan tersebut memperkuat dugaan korban terjatuh ke laut.
Merespons laporan itu, Unit Siaga SAR Batulicin langsung mengerahkan empat personel rescue pada pukul 18.10 WITA. Tim menempuh perjalanan darat sejauh 230 kilometer menuju lokasi kejadian dengan membawa rubber boat, perlengkapan water rescue, alat komunikasi, dan peralatan selam.
Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, BPBD Tanah Laut, Polsek Takisung, PMI, Pos TNI AL Batakan, serta masyarakat setempat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyatakan pencarian akan difokuskan di sekitar lokasi penemuan perahu korban.
“Meski kondisi cuaca hujan, tim akan melakukan penyisiran maksimal begitu tiba di lokasi,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih dalam perjalanan menuju Takisung dan dijadwalkan langsung melakukan pemetaan serta pencarian begitu tiba di lokasi.(/smartbanua)
