- Gubernur Kalsel Muhidin Buka FGD Penguatan APIP, Tekankan Pengawasan Bukan Cari Kesalahan
- Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel Fokus pada Kebersamaan, Pelayanan Masyarakat dan Efisiensi Anggaran
- Wagub Hasnuryadi Sulaiman Pimpin Peringatan HUT ke-77 Proklamasi Tentara ALRI; Ajak Generasi Muda Teladani Tekad dan Semangat Pejuang
- Polda Kalsel Panen 4 Ton Jagung di Tanah Laut
- Provinsi Kalsel Ikuti Peresmian Operasionalisasi 1.016 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahap Pertama
- Pemprov Bersama TNI dan Polri Sidak SPBU, Pastikan Distubusi BBM Subsidi Solar Lancar
- Sekdaprov Kalsel Buka Rakor Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan di Banjar
- Sopir Truk Datangi Kantor Gubernur Menjerit Solar Sulit Didapat
- Pemprov Kalsel Terima Sertifikat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Musik Panting
- Segarkan Organisasi Gubernur Muhidin Kembali Lantik Ratusan Pejabat
Ketua Dekranasda Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin Hadiri INACRAFT 2026, Dorong Produk Kerajinan Banua Tembus Pasar Nasional dan Global

Jakarta, smartbanua.com – Provinsi Kalimantan Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan dan promosi produk kerajinan daerah ke tingkat nasional hingga internasional. Hal tersebut ditandai dengan kehadiran Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, pada pembukaan The 26th Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (4/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Fathul Jannah menyempatkan diri mengunjungi berbagai booth pameran, baik booth pelaku UMKM asal Kalimantan Selatan, daerah lain di Indonesia, hingga peserta dari mancanegara.
Baca Lainnya :
- Wakili Gubernur H. Muhidin, Sekdaprov Kalsel Hadiri Antasari Award 2026 UIN Antasari Banjarmasin0
- KPK OTT di Kantor KPP Madya Banjarmasin 0
- Penghunian Hotel Bintang Kalsel Turun Akhir 20250
- Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Banjarmasin Selatan0
- Gubernur H. Muhidin Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Pemprov Kalsel Dukung Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran dan Transparan0
INACRAFT 2026 yang diprakarsai Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) ini secara resmi dibuka oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Hars, ditandai dengan prosesi tumbuk lesung bersama Ketua Dekranas Pusat Ny. Selvi Gibran Rakabuming. Pameran ini dikenal sebagai ajang kerajinan terbesar di Asia Tenggara yang mempertemukan perajin, pelaku UMKM, desainer, serta buyer dari dalam dan luar negeri.
Ketua Dekranasda Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menilai keikutsertaan Kalimantan Selatan dalam INACRAFT menjadi momentum strategis untuk memperluas akses pasar sekaligus mengenalkan kekayaan budaya Banua.
“INACRAFT menjadi etalase strategis bagi produk kerajinan daerah, termasuk dari Kalimantan Selatan. Melalui ajang ini, kami berharap para perajin dapat meningkatkan daya saing, memperluas jejaring usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah,” ujarnya.
Istri Gubernur Kalsel, H. Muhidin tersebut juga berharap partisipasi Dekranasda provinsi maupun kabupaten/kota dapat memacu kreativitas para perajin dengan melihat langsung inovasi karya dari berbagai daerah dan negara lain.
Diketahui, INACRAFT 2026 digelar pada 4–8 Februari 2026 dengan menempati area pameran seluas hampir 25 ribu meter persegi di JICC. Pada penyelenggaraan ke-26 ini, INACRAFT mengusung tema besar “From Smart Village to Global Market” dengan pendekatan human-centered, sekaligus menempatkan womenpreneurs sebagai ikon utama dalam pengembangan UMKM kriya Indonesia.
Konsep tersebut diterjemahkan melalui tema “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft”, sebagai bentuk apresiasi terhadap peran perempuan dalam menjaga keberlanjutan kerajinan nusantara, mulai dari proses kreatif hingga pengembangan usaha bernilai ekonomi.
Sebanyak 1.013 stand meramaikan pameran ini, terdiri dari 788 peserta individu, 208 stand kementerian, BUMN, dan dinas, serta 10 peserta luar negeri. Selain itu, terdapat 21 island institusi dan 56 peserta kuliner di area Talam INACRAFT. Panitia menargetkan sekitar 100 ribu pengunjung, termasuk 1.000 buyer internasional dari berbagai negara.
Melalui partisipasi aktif di ajang ini, Dekranasda Kalsel berharap produk kerajinan lokal semakin dikenal luas, mampu bersaing di pasar ekspor, sekaligus memperkuat kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (/smartbanua)
