- Gubernur Kalsel Muhidin Buka FGD Penguatan APIP, Tekankan Pengawasan Bukan Cari Kesalahan
- Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel Fokus pada Kebersamaan, Pelayanan Masyarakat dan Efisiensi Anggaran
- Wagub Hasnuryadi Sulaiman Pimpin Peringatan HUT ke-77 Proklamasi Tentara ALRI; Ajak Generasi Muda Teladani Tekad dan Semangat Pejuang
- Polda Kalsel Panen 4 Ton Jagung di Tanah Laut
- Provinsi Kalsel Ikuti Peresmian Operasionalisasi 1.016 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahap Pertama
- Pemprov Bersama TNI dan Polri Sidak SPBU, Pastikan Distubusi BBM Subsidi Solar Lancar
- Sekdaprov Kalsel Buka Rakor Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan di Banjar
- Sopir Truk Datangi Kantor Gubernur Menjerit Solar Sulit Didapat
- Pemprov Kalsel Terima Sertifikat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Musik Panting
- Segarkan Organisasi Gubernur Muhidin Kembali Lantik Ratusan Pejabat
Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Banjarmasin Selatan

Banjarmasin - Aksi tawuran remaja di wilayah Banjarmasin Selatan berhasil digagalkan polisi. Sebanyak 10 remaja diamankan Polsek Banjarmasin Selatan bersama sejumlah senjata tajam yang diduga kuat akan digunakan untuk bentrokan, Senin 2 Februari 2026.
Wakapolsek Banjarmasin Selatan AKP Umprasetyo Hari, mengatakan para remaja tersebut diamankan sebelum sempat melancarkan aksi tawuran. Dari tangan mereka, polisi menyita berbagai senjata berbahaya, mulai dari parang, celurit, hingga senjata rakitan.
Baca Lainnya :
- Gubernur H. Muhidin Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Pemprov Kalsel Dukung Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran dan Transparan0
- Wakili Gubernur H Muhidin, Sekdaprov Kalsel Ikuti Ibadah Malam Nisfu Syaban 1447 H di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin0
- Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Ikuti Rakornas Kemendagri 2026, Siap Jalankan Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 20450
- ETLE Jadi Andalan Pantau Pelanggar Penguna Jalan0
- Jelang Arus Mudik Lebaran, Polda Kalsel Gelar Operasi Keselamatan Intan 20260
“Total ada 10 remaja yang kami amankan. Salah satunya berinisial ND (18) kedapatan membawa senjata tajam dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Sementara sembilan remaja lainnya yang mayoritas masih berstatus pelajar dan di bawah umur tidak diproses pidana, namun akan menjalani pembinaan ketat. Pembinaan dilakukan dengan melibatkan orang tua serta pihak sekolah sebagai bentuk efek jera dan pengawasan bersama.
Polisi menegaskan, langkah ini diambil untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat aksi tawuran yang kerap melibatkan senjata tajam.
Kepolisian juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi pergaulan anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.
Polsek Banjarmasin Selatan memastikan akan meningkatkan patroli dan penindakan tegas terhadap setiap indikasi tawuran maupun kepemilikan senjata tajam di wilayah hukumnya.(/smartbanua)
