- IFA Archipelago Kalsel 2026 Dimulai, Fathul Jannah: Sasirangan Warisan Budaya Banjar
- Polresta Banjarmasin Tingkatkan Kesiapsiagan hadapi Ancaman Karhutla
- Warga Sungai Rangas Antusias Tukar Sampah dengan Sembako
- Pamor Borneo 2026 Ditutup, Hj. Fathul Jannah Tampil dengan Sasirangan Motif Borneo Bersama
- Lomba Masak Serba Ikan Kalsel 2026 Jadi Momentum Gerakan Makan Ikan untuk Cegah Stunting
- Gubernur H. Muhidin Resmi Buka Pamor Borneo 2026; Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penguatan Investasi, Perdagangan dan Transformasi Digital
- Dit Intelkam Polda Kalsel Ajak Warga HSS Perkuat Persatuan
- Silaturahmi dengan Warga Tanjung Selor, Intelkam Polda Kalsel Bagikan Sembako
- Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kilogaram Sabu dan Ratusan Butir Ekstasi
- Job Fair Kalsel 2026 Sediakan 1.145 Lowongan Kerja
Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I 2026; Gubernur Kalsel Tekankan Implementasi Inovasi dan Peningkatan Disiplin


BANJARBARU – Gubernur Kalsel, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. M. Syarifuddin, resmi menutup Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Tahun 2026 di Aula Kampus I Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Jumat (10/7/2026) pagi.
Pelatihan yang berlangsung sejak 26 Februari hingga 10 Juli 2026 itu diikuti 40 aparatur sipil negara (ASN) dari Pemerintah Provinsi Kalsel serta pemerintah kabupaten dan kota se-Kalsel.
Baca Lainnya :
- Kalsel Buka Peluang Bangun SPBUN Berbasis Koperasi, Nelayan Makin Mudah Akses BBM0
- Siaga Ancaman Karhutla, Dishut Kalsel Aktifkan Patroli hingga 100 Lebih Kelompok MPA0
- Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Gubernur Muhidin Instruksikan Satgas Siaga Penuh 0
- Museum Lambung Mangkurat Kini Ruang Belajar Inovatif bagi Generasi Muda0
- Dispora Kalsel Siapkan Wirausaha Muda Melek Digital 0
Selama lebih dari empat bulan, peserta dibekali kompetensi kepemimpinan pelayanan melalui agenda Kepemimpinan Pancasila dan Bela Negara, Kepemimpinan Pelayanan, Pengendalian Pekerjaan, hingga Aktualisasi Kepemimpinan Pelayanan.
Proses pembelajaran dilaksanakan dengan metode blended learning yang memadukan pembelajaran klasikal dan nonklasikal. Setiap peserta juga diwajibkan menyusun serta mengimplementasikan aksi perubahan di instansi masing-masing yang dipresentasikan dalam seminar hasil pada 9 Juli 2026.
Berdasarkan hasil evaluasi, satu peserta meraih predikat Sangat Memuaskan, 38 peserta memperoleh predikat Memuaskan, dan satu peserta tercatat tidak memenuhi kualifikasi.
Pada penutupan tersebut juga diumumkan lima peserta terbaik, yakni Ardiansyah dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel sebagai peringkat pertama, disusul Dargana Minullah dari Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala, Rizky Fitriani dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Nur Agriati dari Inspektorat Kabupaten Balangan, serta Yuliana dari Inspektorat Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sekdaprov H. M. Syarifuddin, H. Muhidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menuntaskan seluruh rangkaian pelatihan.
“Kepada seluruh peserta saya ucapkan selamat dan apresiasi atas keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan Pertama ini,” ujar Syarifuddin membacakan sambutan Gubernur H. Muhidin.
Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa jabatan yang diemban setiap ASN merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat maupun kepada Allah SWT. Karena itu, ilmu dan nilai kepemimpinan yang diperoleh selama pelatihan harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Kesadaran tentang amanah ini perlu kita renungi, ketimbang sekadar mengejar sertifikat kelulusan pelatihan. Menjadi seorang pemimpin yang terampil, kreatif, inovatif, dan adaptif harus dilandasi oleh kejujuran, keadilan, dan kebenaran,” lanjutnya.
Gubernur H. Muhidin juga mengingatkan para alumni PKP agar mengimplementasikan aksi perubahan yang telah disusun selama pelatihan, menghadirkan inovasi, memperkuat komunikasi, meningkatkan disiplin, serta menjadi teladan di lingkungan kerja.
“Saya berharap alumni PKP Angkatan Pertama ini mampu menularkan semangat perubahan kepada rekan sejawat di satuan kerja masing-masing, sehingga manfaat pelatihan ini tidak berhenti pada diri Bapak, Ibu saja, melainkan menyebar bagi organisasi secara luas,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDMD Provinsi Kalsel, Mahdiansyah, mengatakan seluruh rangkaian pelatihan berjalan sesuai tahapan, mulai dari proses pembelajaran hingga implementasi aksi perubahan oleh para peserta.
Mahdiansyah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh fasilitator, widyaiswara, coach, mentor, penguji, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan PKP Angkatan I Tahun 2026.
"Penghargaan yang tulus, apresiasi, dan terima kasih yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh fasilitator, widyaiswara, coach, mentor, penguji, serta semua pihak yang telah berkontribusi terhadap kelancaran penyelenggaraan PKP Angkatan I Tahun 2026," tutupnya.
Upacara penutupan ditandai dengan pelepasan kartu tanda peserta secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. M. Syarifuddin, sebagai penanda berakhirnya rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan I Tahun 2026.
Turut hadir Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel H. Farid Fahmansyah beserta jajaran, Koordinator Widyaiswara BPSDMD Provinsi Kalsel, para Kepala BKPSDM kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, para widyaiswara, mentor, coach, seluruh peserta PKP Angkatan I Tahun 2026, serta tamu undangan lainnya. (rifky raponggati)
