Museum Lambung Mangkurat Kini Ruang Belajar Inovatif bagi Generasi Muda

By smartbanua 05 Jul 2026, 13:11:03 WITA, 16 Dibaca Daerah
Museum Lambung Mangkurat Kini  Ruang Belajar Inovatif bagi Generasi Muda


Banjarbaru – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya menjadikan museum sebagai ruang belajar yang inovatif, inklusif, dan relevan bagi generasi muda. Komitmen tersebut mengemuka pada penutupan rangkaian Sepekan Cinta Museum 2026 di Museum Lambung Mangkurat, Banjarbaru.

Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rahim, mengatakan museum tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi harus mampu menjadi pusat edukasi yang menarik di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi.

Baca Lainnya :

"Museum harus bertransformasi menjadi ruang belajar yang inovatif, inklusif, dan menarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda," ujarnya.

Menurutnya, Sepekan Cinta Museum merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menanamkan kecintaan terhadap sejarah, budaya, dan jati diri Banua melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan.

Selama sepekan pelaksanaan, berbagai lomba seperti mewarnai tingkat PAUD, bagasing, menyanyi lagu Banjar, hingga tari kreasi tradisional berhasil menarik antusiasme masyarakat. Abdul Rahim menilai tingginya partisipasi menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui kegiatan yang kreatif sekaligus memberikan nilai pembelajaran.

Ia berharap keterlibatan anak-anak dan generasi muda dalam kegiatan kebudayaan terus diperluas agar mereka semakin mengenal dan mencintai warisan budaya daerah sejak usia dini.

Sementara itu, Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, Ady Surya, mengatakan pihaknya akan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Sepekan Cinta Museum pada tahun mendatang dengan memperluas kategori peserta berdasarkan jenjang usia, mulai dari anak-anak hingga masyarakat umum.

"PAUD juga akan menjadi perhatian sehingga anak-anak dapat lebih awal mengenal dan mencintai budaya daerah," kata Ady.

Melalui pengembangan program tersebut, Disdikbud Kalsel berharap museum semakin hidup sebagai pusat pembelajaran sejarah dan budaya, sekaligus menjadi ruang yang mampu membangun karakter generasi muda yang berbudaya dan mencintai identitas Banua. (/smartbanua)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.