- Gubernur Kalsel Muhidin Buka FGD Penguatan APIP, Tekankan Pengawasan Bukan Cari Kesalahan
- Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel Fokus pada Kebersamaan, Pelayanan Masyarakat dan Efisiensi Anggaran
- Wagub Hasnuryadi Sulaiman Pimpin Peringatan HUT ke-77 Proklamasi Tentara ALRI; Ajak Generasi Muda Teladani Tekad dan Semangat Pejuang
- Polda Kalsel Panen 4 Ton Jagung di Tanah Laut
- Provinsi Kalsel Ikuti Peresmian Operasionalisasi 1.016 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahap Pertama
- Pemprov Bersama TNI dan Polri Sidak SPBU, Pastikan Distubusi BBM Subsidi Solar Lancar
- Sekdaprov Kalsel Buka Rakor Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan di Banjar
- Sopir Truk Datangi Kantor Gubernur Menjerit Solar Sulit Didapat
- Pemprov Kalsel Terima Sertifikat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Musik Panting
- Segarkan Organisasi Gubernur Muhidin Kembali Lantik Ratusan Pejabat
KPK OTT di Kantor KPP Madya Banjarmasin

Banjarmasin, smartbanua.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Tri Wibowo, membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin.
Namun demikian, Wibowo menegaskan pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait OTT tersebut. Ia menyebutkan, informasi resmi masih menunggu rilis dari KPK sebagai lembaga yang melakukan penindakan.
Baca Lainnya :
- Penghunian Hotel Bintang Kalsel Turun Akhir 20250
- Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Banjarmasin Selatan0
- Gubernur H. Muhidin Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Pemprov Kalsel Dukung Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran dan Transparan0
- Wakili Gubernur H Muhidin, Sekdaprov Kalsel Ikuti Ibadah Malam Nisfu Syaban 1447 H di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin0
- Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Ikuti Rakornas Kemendagri 2026, Siap Jalankan Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 20450
“Benar ada OTT oleh KPK , namun kami belum bisa menyampaikan detailnya. Saat ini masih menunggu rilis resmi,” ujar Wibowo saat dikonfirmasi Rabu, 4 Februari 2026.
Ia menambahkan, DJP Kalsel–Teng menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan akan bersikap kooperatif sesuai ketentuan yang berlaku.
"Untuk detil kejadian dan penjelasan lebih lanjut, kami menyerahkan sepenuhnya kepada KPK," katanya
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait identitas pihak yang diamankan maupun konstruksi perkara dalam OTT tersebut. (/smartbanua)
