- Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling
- Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Kalsel Diminta Sesuaikan Pembelajaran
- Wamenko Pangan Terjun Padamkan Karhutla di Banjarbaru
- Gubernur Kalsel Resmi Tutup Kalsel Expo 2026; Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang
- Farrel Bangga Jadi Pengibar Bendera Pusaka Kalsel
- Sebanyak 51 Narapidana di Kalsel Bebas di Momentum HUT ke-81 RI
- Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500 Dipadati Lebih dari 10 Ribu Jemaah
- Wagub Kalsel Hadiri Haul ke-48 KH. Muhammad Salim bin Ma ruf di Martapura
- Sholat Jumat Perdana Digelar, Masjid Syekh Arsyad Al Banjari Disiapkan Jadi Islamic Center
- Gubernur Muhidin Kukuhkan 44 Paskibraka Kalsel 2026, Siap Kibarkan Merah Putih
KPK OTT di Kantor KPP Madya Banjarmasin

Banjarmasin, smartbanua.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Tri Wibowo, membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin.
Namun demikian, Wibowo menegaskan pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait OTT tersebut. Ia menyebutkan, informasi resmi masih menunggu rilis dari KPK sebagai lembaga yang melakukan penindakan.
Baca Lainnya :
- Penghunian Hotel Bintang Kalsel Turun Akhir 20250
- Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Banjarmasin Selatan0
- Gubernur H. Muhidin Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Pemprov Kalsel Dukung Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran dan Transparan0
- Wakili Gubernur H Muhidin, Sekdaprov Kalsel Ikuti Ibadah Malam Nisfu Syaban 1447 H di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin0
- Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Ikuti Rakornas Kemendagri 2026, Siap Jalankan Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 20450
“Benar ada OTT oleh KPK , namun kami belum bisa menyampaikan detailnya. Saat ini masih menunggu rilis resmi,” ujar Wibowo saat dikonfirmasi Rabu, 4 Februari 2026.
Ia menambahkan, DJP Kalsel–Teng menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan akan bersikap kooperatif sesuai ketentuan yang berlaku.
"Untuk detil kejadian dan penjelasan lebih lanjut, kami menyerahkan sepenuhnya kepada KPK," katanya
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait identitas pihak yang diamankan maupun konstruksi perkara dalam OTT tersebut. (/smartbanua)
