- Polresta Banjarmasin Sikat Motor Balap Liar
- Patroli Malam Polresta Banjarmasin Tiga Remaja Bawa Sajam Diamankan
- Usai Patroli, Kapolres Nobar Piala Dunia Bersama Warga dan Awak Media
- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan
Komisi I DPR RI Kunjungi Markas Korem 101/Antasari Bahas Kodam Baru


Banjarmasin – Rombongan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan kerja ke Markas Korem 101/Antasari, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu 28 Januari 2026.
Kunjungan ini guna meninjau perkembangan Korem 101/Antasari dalam menghadapi tantangan tugas ke depan. Pasca peralihan komando ke Kodam XXII Tambun Bungai.
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalsel Fasilitasi 150 Lulusan SMA Kuliah Luar Negeri0
- Kementrian PU Rencanakan Bangun Jembatan Barito Dua0
- Komitmen Dukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Gubernur Kalsel Terima Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Madya0
- Gubernur Kalsel Resmikan Lapangan Tenis Binda Kalsel, Hj Fathul Jannah Tekankan Olahraga sebagai Jembatan Silaturahmi0
- Sheila On 7 Guncang Buzz Youth FestPuluhan Ribu Penonton Bernyanyi Bersama0
Ketua Rombongan Komisi I DPR RI Dr. Sukamta mengatakan, Korem 101/Antasari memiliki peran strategis, terutama dalam penanganan operasi militer selain perang, seperti bencana alam yang frekuensinya relatif tinggi, khususnya banjir di Kalimantan Selatan.
Selain itu, Komisi DPR RI juga meninjau kesiapan Korem 101/Antasari terkait rencana pemekaran menjadi satu Kodam tersendiri pada tahun 2027 mendatang. Peninjauan meliputi kesiapan lokasi markas, organisasi, hingga sumber daya manusia.
“Kami ingin melihat langsung perkembangan Korem 101/Antasari setelah perpindahan komando. Operasi militer untuk penanggulangan bencana di wilayah ini cukup sering terjadi, sehingga kesiapan personel dan peralatan menjadi perhatian utama,” ujar Sukamta.
“Dari paparan yang disampaikan jajaran Korem, secara umum kesiapan sudah cukup baik. Personel dinilai memadai, pelatihan berjalan baik, termasuk penugasan ke Papua yang beberapa kali dilaksanakan dengan hasil cukup sukses,” katanya.
Catatan Komisi I DPR RI terutama terkait keterbatasan peralatan penanganan bencana akan dituangkan dalam laporan tertulis untuk disampaikan kepada Komisi dan Panglima TNI agar dapat diperjuangkan dalam program pengadaan perlengkapan.
Sementara itu, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunis menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian Komisi DPR RI. Ia menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung dan menjalankan program pemerintah.
Brigjen Ilham juga menjelaskan bahwa Korem 101/Antasari telah menyiapkan material penanggulangan bencana, termasuk untuk banjir, meskipun jumlahnya masih terbatas.
“Kami di TNI terus melaksanakan program pemerintah, mulai dari program makan bergizi, Operasi Merah Putih, hingga rencana perbaikan infrastruktur seperti pembangunan jembatan dan fasilitas sekolah yang membutuhkan akses,” ujarnya.
“Material sudah ada, namun memang masih perlu ditingkatkan. Dengan dukungan dan perhatian dari DPR RI, kami berharap kekurangan ini dapat segera diprogramkan,” pungkasnya.
Adapun anggota Komisi I DPR RI yang tergabung dalam rombongan di antaranya, Sarifah Ainun Jariyah, S.IP, Trinovi Khairani, B.A, serta Drs. H. Bambang Heri Purnama, S.T., S.H., M.H. Gavriel P. Novanto. Serta Amelia Anggraini.(/smartbanua)
