- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
Gubernur H. Muhidin Lepas Jukung Hias di Sungai Martapura, Warisan Budaya Banua yang Dilestarikan


Banjarmasin – Gemerlap lampu warna-warni memantul di permukaan Sungai Martapura, menciptakan panorama malam yang memukau.
Dalam suasana penuh semarak itu, Gubernur Kalsel H. Muhidin secara resmi melepas 17 jukung hias pada rangkaian Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2025 di Panggung 0 Km Banjarmasin, Jumat (8/8/2025) malam.
Baca Lainnya :
- Fashion Show di Parade Wastra Nusantara 2025; Hj. Fathul Jannah Muhidin Promosikan Kain Sasirangan Dikenal Nasional hingga Internasional0
- Diterima Wagub Hasnuryadi, Provinsi Kalsel Raih Penghargaan Provinsi Layak Anak 20250
- Sekdaprov Kalsel Buka Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2025, Warisan Budaya yang Memiliki Nilai Sejarah 0
- Menteri Hanif Bersama Gubernur H Muhidin Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla0
- Pemprov Gelar Sarasehan dan Dialog Umat Beragama, Gubernur Kalsel, Wahana Perkuat Nilai-Nilai Toleransi0
Didampingi Sekretaris Daerah Kalsel, Muhammad Syarifuddin serta sejumlah Kepala SKPD Lingkup Kalsel, pelepasan diawali doa dan ucapan Bismillah sebelum perahu-perahu hias berlayar perlahan menyusuri sungai Martapura.
Memamerkan dekorasi megah dengan aneka ornamen khas Banua yang berpadu harmonis dengan gemerlap lampu hias, sebanyak 12 jukung di antaranya merupakan hasil kolaborasi SKPD lingkup Kalsel dan DPRD Kalsel. Sisanya berasal dari Dinas Pariwisata kabupaten/kota, PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers), serta beberapa komunitas pecinta sungai.
“Alhamdulillah, kegiatan ini telah rutin dilaksanakan setiap tahun. Selain menghibur masyarakat, tradisi ini juga menjadi bagian penting dari warisan budaya Banua yang patut terus dilestarikan,” ujar Gubernur H. Muhidin.
Tampak warga antusias memadati tepian sungai martapura, menikmati pertunjukan yang memanjakan mata.
Gubernur H. Muhidin tampak santai menyapa masyarakat dan peserta, sembari menikmati suasana malam yang penuh warna.
Lomba jukung hias ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Agustus 2025. Pemenang akan diumumkan pada penutupan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung, yang setiap tahun menjadi puncak kemeriahan dan kebanggaan warga Kalsel.
Usai melepas jukung hias, Gubernur H. Muhidin meninjau area penyelenggaraan festival yang dimeriahkan dengan panggung kesenian khas banjar hingga konser musik.
Selain itu, Gubernur H. Muhidin berbaur bersama masyarakat, serta tampak mengunjungi Kampung Banjar untuk menikmati kuliner khas Banjar yang berasal dari berbagai kabupaten di Kalsel. (smart banua)
