- Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder Demi Zero Over Dimension Over Loading 2027
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul ke-21 Guru Cangkring Tapin; Momentum Pelajari dan Nilai-Nilai Keteladanan Ulama
- Halalbihalal Kepala Sekolah dan Pegawas Sekolah SMA/SMK se- Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tekankan Keteladanan di Dunia Pendidikan
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Dorong PT. Ambapers Gali Pendapatan Asli Daerah untuk Pemprov Kalsel
- Sekdaprov M. Syarifuddin Pimpin Entry Meeting Pemprov Bersama BPKP Perwakilan Kalsel; Langkah Strategis Pengawasan dan Pendampingan Penyelenggaraan Pemerintahan
- Pemprov Kalsel Berkomitmen Terus Pengendalian Inflasi dan Menjaga Stabilitas Harga serta Ketersediaan Bahan Pokok
- Lepas Jamaah Calon Haji, Gubernur Kalsel Mengingatkan Jaga Kesehatan dan Menitipkan Doa untuk Keberkahan Banua
- Diskop UKM Kalsel Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
- Capai Impresif 2025, Gubernur H. Muhidin Optimis Kalsel Menarik Banyak Investor di Tahun 2026
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terima Penghargaan Atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kinerja Tinggi
Diterima Wagub Hasnuryadi, Provinsi Kalsel Raih Penghargaan Provinsi Layak Anak 2025


Jakarta— Provinsi Kalimantan Selatan menerima Penghargaan Provinsi Layak Anak (Provila) Tahun 2025 pada acara penganugerahan digelar pada Malam Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025 di Ballroom H.M. Rasjidi Kemenag RI, Jakarta, Jumat (8/8/2025) malam.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia, dan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratigno, serta Menteri PPPA, Arifah Fauzi kepada Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman.
Baca Lainnya :
- Sekdaprov Kalsel Buka Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2025, Warisan Budaya yang Memiliki Nilai Sejarah 0
- Menteri Hanif Bersama Gubernur H Muhidin Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla0
- Pemprov Gelar Sarasehan dan Dialog Umat Beragama, Gubernur Kalsel, Wahana Perkuat Nilai-Nilai Toleransi0
- Gubernur Kalsel Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah Darrah dan Dewan Masjid Indonesia Tata Kelola Masjid yang Efektif dan Profesional0
- Bantuan Sosial RTLH Kalsel Capai 94,87 Persen0
“Alhamdulillahirabbil alamin, hari ini pada malam bertanggal 8 Agustus 2025. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan menerima penghargaan sebagai Provinsi Layak Anak (Provila), mudah-mudahan ini menambahkan semangat kita dan Kalsel tak hanya menjadi daerah yang Lifeable (layak huni) tetapi juga jadi Loveable (menyenangkan)," sampai Wagub Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman.
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam memperhatikan hak-hak anak, kini penghargaan Provinsi Layak Anak (Provila) telah diraih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan yang menjadi atensi ke depannya untuk lebih baik lagi.
Wagub Hasnuryadi Sulaiman pun mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam merumuskan program ramah anak di Kalimantan Selatan, yang selalu mengutamakan prinsip hak asasi manusia (HAM) dalam sektor layanan publik di masyarakat, terutama kepada anak-anak.
Di acara itu, Wagub Hasnuryadi Sulaiman menyatakan bahwa dirinya selalu semangat untuk mendorong dalam kemajuan Banua, terlebih khususnya menjadikan daerah sebagai kawasan ramah anak. Baik itu aspek pendidikan, rumah sakit, hingga layanan publik lainnya.
"Kita bersyukur dan selalu semangat, mudah-mudahan juga kepada daerah yang terpilih sebagai KLA. Semoga menjadi Kabupaten/Kota yang dicintai dan ramah untuk anak-anak. Dengan bekerja bersama, merangkul semua maka kita wujudkan bersama untuk anak-anak kita," pungkasnya.
Acara penganugerahan ini dibuka langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi yang turut hadir juga Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno; Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Eddy Hartono; Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati Solihah serta Gubernur/Wakil Gubernur dan Bupati/Walikota yang berkenan hadir.
Tampak hadir juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Ir. Hj. Galuh Tantri Narindra; Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AK) Provinsi Kalsel, Hj. Husnul Hatimah dan sebagainya.
Sebanyak 35 Provinsi telah terverifikasi sebagai daerah yang layak anak, kemudian diseleksi kembali hingga Pemprov Kalsel kini berhasil menerima penganugerahan sebagai provinsi layak anak.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, maka pemerintah daerah wajib melaksanakan 5 klaster hak anak, yaitu: Hak Sipil dan Kebebasan, Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif, Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang, dan Kegiatan Budaya Perlindungan Khusus.
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengungkapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, baik pemerintah daerah maupun tim verifikasi data yang telah bekerja keras untuk menyeleksi Kabupaten/Kota dan Provinsi yang akurat.
"Saya mengucapkan apresiasi yang mendalam dan setulus hati dengan menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam evaluasi tentang Kabupaten/Kota Layak Anak sejak 2024-2025. Perjalanan ini tidaklah sederhana," ungkap Arifah Fauzi.
Arifah Fauzi mengisahkan, perjalanan cukup begitu lama bahkan langkah itu sebuah ikhtiar besar untuk menuntut komitmen yang kuat, kerja keras yang tak kenal lelah serta ketelitian tinggi dalam memastikan data yang benar-benar akurat dan mampu dipertanggungjawabkan.
Dengan berkolaborasi lintas sektor, Arifah Fauzi menyatakan bahwa itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem perlindungan anak yang solid dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. (smart banua)
