- Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling
- Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Kalsel Diminta Sesuaikan Pembelajaran
- Wamenko Pangan Terjun Padamkan Karhutla di Banjarbaru
- Gubernur Kalsel Resmi Tutup Kalsel Expo 2026; Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang
- Farrel Bangga Jadi Pengibar Bendera Pusaka Kalsel
- Sebanyak 51 Narapidana di Kalsel Bebas di Momentum HUT ke-81 RI
- Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500 Dipadati Lebih dari 10 Ribu Jemaah
- Wagub Kalsel Hadiri Haul ke-48 KH. Muhammad Salim bin Ma ruf di Martapura
- Sholat Jumat Perdana Digelar, Masjid Syekh Arsyad Al Banjari Disiapkan Jadi Islamic Center
- Gubernur Muhidin Kukuhkan 44 Paskibraka Kalsel 2026, Siap Kibarkan Merah Putih
BPTD Kalsel Pastikan Mudik Lebaran 2025 Aman Dan Nyaman

Baca Lainnya :
- Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Gencar Sidak Minyakita Pasca Temuan Produk Tidak Sesuai Standar0
- Tahun Ini Pegunungan Meratus Bakal Resmi Jadi Taman Nasional 0
- Sorak Gembira Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Nobar, Timnas Indonesia Menang 0
- Gubernur Terus Dorong Bank Kalsel Lebih Maju, Transparan dan Lebih Profesional Melayani Masyarakat0
- Gubernur Kalsel dan DPRD Kalsel Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025-2029, ProyekPrioritas Bakal Diwujudkan0
Banjarmasin: Guna memastikan kelancaran arus mudik lebaran 2025, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Selatan, melakukan pengecekan kelayakan atau ramp check terhadap puluhan bus. Pemeriksaan dilaksanakan di Terminal Gambut Barakat, Kabupaten Banjar, (25/3/2025).
Kepala BPTD Kelas II Kalsel Sigit Mintarso mengatakan, dari sebanyak 21 unit angkutan mudik yang diperiksa dan dilakukan pengujian, seluruhnya dipastikan layak jalan. "Cuma ada satu yang belum dibolehkan jalan, karena harus ada item yang diperbaiki sedikit, wipernya. Kalau layak jalan bus kita tempel stiker, artinya layak jalan," ucapnya.
Sigit berharap dengan pengecekan itu, sebagai upaya menjamin keselamatan para penumpang, sehingga terwujudnya mudik yang aman dan nyaman. "Kita berharap masyarakat, mudik aman dan nyaman," ujarnya.
Tidak hanya kelayakan kendaraan BPTD Kelas II Kalsel juga melakukan pengecekan kepada puluhan sopir yang akan membawa pemudik ke kampung halaman. Pengecekan para sopir dengan bekerja sama, Dinas Kesehatan Kalsel hingga Badan Narkotika Nasional BNN Provinsi Kalsel, memastikan sopir sehat dan bebas narkoba.
"Dengan pemeriksaan lebib dini kepada pengemudi ini, bisa memberikan jaminan keamanan kepada para penumpang," ucapnya.
Pemudik saat ini di Terminal Tipe A Gambut Barakat KM 17, Kabupaten Banjar, Kalsel saat ini BPTD Kalsel mencatat, peningkatan sebesar 721 penumpang (36,0%) dari total 2.003 penumpang pada Tahun 2024 / 1445 H menjadi 2.724 penumpang pada Tahun 2025 / 1446 H periode H-10 s.d H-7 di Terminal Tipe A Gambut Barakat.
Sedangkan Peningkatan jumlah pelayanan AKAP yang beroperasi (kedatangan dan keberangkatan) sebanyak 46 unit (53%) dari 86 unit pada Tahun 2024 / 1445 H menjadi 132 unit pada Tahun 2025 / 1446 H pada periode H-10 s.d H-7 di Terminal Tipe A Gambut Barakat.
Peningkatan jumlah penumpang maupun bus AKAP beroperasi yang paling dominan adalah pada Perusahaan Otobus (PO) Pulau Indah Motor Jaya Group dimana terdiri dari PO Pulau Indah Jaya, PO Samarinda Lestari dan PO Bintang Mas dengan tujuan Provinsi Kalimantan Timur (Balikpapan dan Samarinda).(smartbanua)
