- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin
- Wagub Hasnuryadi Tegaskan Pemprov Kalsel Siap Bersinergi Kembangkan Olahraga Sambo di Banua
- Gubernur H. Muhidin Resmi Dilantik Sebagai Ketua Majeliis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel
- Hj. Fathul Jannah Dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel; Siap Perkuat Pembentukan Karakter dan Pengembangan Potensi Generasi Muda
- Komitmen Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Tingkatkan Berbagai Program Gerakan Pramuka ke Tingkat Nasional
- Seminar Hari Kebaya Nasional 2026, TP PKK Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Kebaya
- Gubernur Kalsel Apresiasi Milad ke-30 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing
Tahun Ini Pegunungan Meratus Bakal Resmi Jadi Taman Nasional

Banjarmasin : Pembentukan Taman Nasional (TN) Pegunungan Meratus terus berjalan, pada September 2024 telah dilakukan penyusunan data dan informasi sebagai dasar kajian.
Selajutnya rapat kajian kebijakan pengelolaan Pegunungan Meratus di bulan yang sama. Kemudian pada Oktober 2024 Gubernur Kalimantan Selatan mengajukan permohonan perubahan fungsi kawasan kepada Menteri LHK, yang mencakup surat permohonan, peta kawasan, proposal pengajuan, dan surat pernyataan.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel dan DPRD Kalsel Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025-2029, ProyekPrioritas Bakal Diwujudkan0
- Gubernur Kalsel Lewat Safari Ramadhan di Balangan, Hilangkan Perbedaan, Perkuat Kebersamaan0
- Ditreskrimsus Polda Kalsel Bongkar Minyakita Palsu, Satu Tersangka Diamankan0
- Ngaji Puisi #5 Karya YS. Agus Suseno, Mengenang Sosok Sang Budayawan Kalsel0
- Gubernur H. Muhidin Buka Puasa Bersama Jajaran PT Barito Putera Plantation dan Masyarakat Batola0
Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Kalsel, Fatimatuzzahra, menjelaskan, tahapan berikutnya yakni akan dibentuk tim terpadu oleh Kementerian Kehutanan. Diperkirakan akan dilakukan pada Juni 2025 setelah menunggu pengalokasian anggaran.
"Nanti tim terpadu akan melalukan penelitian pada bulan yang sama. Jika semua proses berjalan sesuai rencana, keputusan Menteri LH terkait status Pegunungan Meratus sebagai Taman Nasional diperkirakan akan keluar pada Desember 2025," ujarnya.
Pembentukan Taman Nasional (TN) Pegunungan Meratus tersebut, menurutnya adalah sebagai langkah strategis dalam melindungi keanekaragaman hayati. Termasuk memastikan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Berdasarkan Peraturan Daerah RTRWP Kalsel Nomor 6 Tahun 2023, kawasan Pegunungan Meratus seluas 504.000 hektare ditetapkan sebagai pusat keanekaragaman hayati dengan fokus pada perlindungan ekologi, geologi, dan antropologi.
Dari hasil penapisan yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan Kalsel dan UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), disepakati bahwa 119.000 hektare di kawasan pegunungan ini berpotensi untuk ditetapkan sebagai Taman Nasional.
Mencakup wilayah di Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan (HSS), Banjar, dan Kotabaru.(smartbanua)
