- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
Asta Cita Presiden, Polda Kalsel Sukses Panen Puluhan Ton Jagung

Banjar : Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) gelar panen raya jagung di lahan pertanian yang terletak di Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Kamis (5/6/2025).
Panen itu, serentak dilakukan Presiden Prabowo bersama jajaran Polri di Indonesia dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden, yakni swasembada pangan nasional.
Baca Lainnya :
- Momentum Hari Lingkungan Hidup, Sadar Sampah, Dapat Sembako0
- Sidang Pembacaan Tuntutan Pembunuhan Jurnalis Juwita Ditunda0
- Kementrian Lingkungan Hidup Tanam 16.500 Mangrove di Tanah Laut0
- Hadapi Kemarau Gubernur Kalsel Usulkan heli water bombing dan modifikasi cuaca 0
- Posyandu Pondasi Dasar Keberhasilan Pelayanan Publik 0
Polda Kalsel berhasil memanen lebih dari 41 ton jagung, atau setara dengan produktivitas sekitar 5,38 ton per hektare. Dari lahan seluas 7,8 hektare yang ditanami sejak awal tahun 2025.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menyampaikan keberhasilan panen, merupakan hasil pemanfaatan lahan tidur berupa rawa yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara optimal.
“Kami mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif. Ini hasil dari observasi panjang dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Universitas Lambung Mangkurat,” ungkap Irjen Rosyanto dalam sambutannya.
Total lahan pertanian yang tersedia di kawasan tersebut mencapai 30 hektare, dan diharapkan dapat terus dikembangkan dalam mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Selatan.
Langkah Polda Kalsel ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara institusi keamanan dan sektor pertanian dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.(smartbanua)
