- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Gelar Buka Puasa dan Haul Jama di Banjarmasin, Sekaligus Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan
- Safari Ramadan Pemkot Banjarmasin di Masjid Al Ikhlas Sungai Andai, Wali Kota HM Yamin HR Serahkan Bantuan dan Pererat Silaturahmi
- Komisi II DPR RI Soroti Kinerja Bank Kalsel
- Selama Ramadan Satreskrim Polresta Banjarmasin Makin Gencar Patroli
- Polda Kalsel Bongkar Jaringan Pemalsu Dokumen Kendaraan Bermotor
- Inflasi Kalsel Terkendali
- Disdikbud Kalsel Perkuat SPMB, Bersih Transparan Tanpa Pungli
- Pemprov Kalsel Pantau Hisab Rukyat di Banjarmasin, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
- Pantauan Hilal di Banjarmasin Tak Nampak
- Selama Ramadan Jam Sekolah di Kalsel Berubah
Kementrian Lingkungan Hidup Tanam 16.500 Mangrove di Tanah Laut

Banjarmasin : Kementerian Lingkungan Hidup LH menanam 16.500 bibit mangrove jenis Rhizophora sp. di kawasan sungai Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Senin (2/6/2025).
Baca Lainnya :
- Hadapi Kemarau Gubernur Kalsel Usulkan heli water bombing dan modifikasi cuaca 0
- Posyandu Pondasi Dasar Keberhasilan Pelayanan Publik 0
- Lima BUMDesa Terbaik Kalsel Ikut Kampoeng Kreasi 20250
- Pemprov Kalsel Dorong Digitalisasi dan Akses Permodalan UMKM 0
- Dishut Kalsel Rencanakan Penanaman Pohon Mangrove di Desa Sabuhur 0
KLHK melibatkan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), PT Freeport Indonesia, serta Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam kegiatan ini.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka melakukan restorasi dua ribu hektare mangrove di luar Papua.
Sementara, Deputi Bidang PPKL Kementerian Lingkungan Hidup, Rasio Ridho mengungkapkan, Kementerian Lingkungan Hidup mengingatkan urgensi untuk terus menjaga dan melakukan rehabilitasi ekosistem mangrove. Hal ini lantaran setiap tahunnya Indonesia kehilangan mangrove kurang lebih 19.501 hektare, yang disebabkan masuknya lahan mangrove dalam kawasan hutan atau areal peruntukan lainnya.
Kementerian Lingkungan Hidup (LH) juga bakal melakukan penanaman mangrove, dengan kolaborasi bersama bersama Universitas Lambung Mangkurat dan PT. Freeport Indonesia, dengan target seluas 500 hektar, sebanyak 400 hektare di wilayah pesisir Kabupaten Tanah Laut, dan 100 hektare sisanya, di Kabupaten Kotabaru.(smartbanua)
