- Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder Demi Zero Over Dimension Over Loading 2027
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul ke-21 Guru Cangkring Tapin; Momentum Pelajari dan Nilai-Nilai Keteladanan Ulama
- Halalbihalal Kepala Sekolah dan Pegawas Sekolah SMA/SMK se- Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tekankan Keteladanan di Dunia Pendidikan
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Dorong PT. Ambapers Gali Pendapatan Asli Daerah untuk Pemprov Kalsel
- Sekdaprov M. Syarifuddin Pimpin Entry Meeting Pemprov Bersama BPKP Perwakilan Kalsel; Langkah Strategis Pengawasan dan Pendampingan Penyelenggaraan Pemerintahan
- Pemprov Kalsel Berkomitmen Terus Pengendalian Inflasi dan Menjaga Stabilitas Harga serta Ketersediaan Bahan Pokok
- Lepas Jamaah Calon Haji, Gubernur Kalsel Mengingatkan Jaga Kesehatan dan Menitipkan Doa untuk Keberkahan Banua
- Diskop UKM Kalsel Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
- Capai Impresif 2025, Gubernur H. Muhidin Optimis Kalsel Menarik Banyak Investor di Tahun 2026
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terima Penghargaan Atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kinerja Tinggi
Waspada Sepekan Ke Depan Kalsel Masih Dihantui Cuaca Ekstrem

Banjarmasin, smartbanua.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis Prospek Cuaca Mingguan untuk wilayah Kalimantan Selatan yang berlaku pada 7 hingga 13 Januari 2026. Berdasarkan pembaruan data per 6 Januari 2026, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Rianita Sekar Utami, menyampaikan bahwa secara umum kondisi cuaca di Kalimantan Selatan dalam sepekan ke depan didominasi hujan ringan hingga hujan sedang dan lebat, yang berpotensi disertai kilat, petir, serta angin kencang.
Baca Lainnya :
- Wagub Resmi Buka Rehabilitasi Sosial Disabilitas Angkatan VII dan VIII, 29 Peserta Ikuti Pembinaan0
- Ratusan Sekolah di Kabupaten Banjar Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Tatap Muka Dihentikan Sementara0
- Gubernur Kalsel Hadiri Pengantar Tugas Pejabat Polda Kalsel dan Purna Tugas Kabinda & Kepala BNNP0
- Tinjau Banjir Sungai Tabuk Mensos Siapkan Bantuan Korban0
- Banjir Kabupaten Banjar: Desa Pasar Jati Astambul Terdampak Parah, Air Bersih Jadi Masalah Utama0
“Selama periode 7 sampai 13 Januari 2026, terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan. Kondisi ini berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, serta gangguan aktivitas transportasi dan kelautan,” ujar Rianita, Selasa (6/1/2026).
BMKG memprakirakan suhu udara berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 65–100 persen. Sementara itu, angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Timur Laut dengan kecepatan 5–35 kilometer per jam.
Untuk periode 7–9 Januari 2026, seluruh wilayah Kalimantan Selatan diprakirakan mengalami hujan ringan dengan potensi hujan sedang hingga lebat. Sedangkan pada 10–13 Januari 2026, cuaca diprediksi hujan ringan dengan potensi hujan sedang.
Wilayah yang masuk dalam pantauan BMKG meliputi Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, serta wilayah sekitarnya.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada 7–10 dan 13 Januari 2026 di hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Sementara pada 11–12 Januari 2026, hujan sedang disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari di sejumlah wilayah, termasuk Banjarmasin dan Banjarbaru.
Selain cuaca darat, BMKG mengingatkan adanya potensi gelombang laut setinggi hingga 2,5 meter di perairan Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru pada 11–13 Januari 2026. Nelayan serta operator kapal tongkang dan ferry diimbau meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan keselamatan pelayaran.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir, tanah longsor, genangan air, jalan licin, serta pohon tumbang, dan menghindari aktivitas di kawasan rawan longsor saat hujan atau cuaca memburuk.
“Masyarakat juga diharapkan rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG,” tutup Rianita. (smartbanua)
