- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel
- Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi
Banjir Kabupaten Banjar: Desa Pasar Jati Astambul Terdampak Parah, Air Bersih Jadi Masalah Utama

Keterangan Gambar : Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Banjar: Banjir yang masih menggenangi Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, memasuki hari keenam dan mulai memicu krisis air bersih bagi warga terdampak. Meski debit air berangsur surut, genangan yang bertahan lama membuat sumber air warga tidak dapat digunakan secara normal.
Berdasarkan data Pemerintah Desa Pasar Jati, sedikitnya 760 rumah dan 790 Kepala Keluarga (KK) di RT 1 hingga RT 8 terdampak banjir. Wilayah terparah berada di sepanjang bantaran Sungai Batakura, di mana genangan air masih bertahan di permukiman warga.
Pembakal Desa Pasar Jati, Quzwini, mengungkapkan bahwa keluhan utama warga saat ini bukan hanya akses jalan yang terputus, tetapi juga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci.
Baca Lainnya :
- Kapolda Kalsel Minta Wisatawan Waspada Saat Berwisata 0
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Tinjau Langsung Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar0
- Jasad Penumpang KM Rucitra yang Diduga Menceburkan Diri Ditemukan di Pantai Batakan0
- Rakor Akhir Tahun, Gubernur Kalsel Evaluasi Realisasi APBD 20250
- Gubernur Kalsel Muhidin Minta Kades Tanggap Dengan Bencana0
“Air memang mulai turun, tapi kebutuhan air bersih warga sekarang jadi perhatian utama kami,” ujar Quzwini saat mendampingi kunjungan Bupati Banjar.
Sebagai langkah darurat, pemerintah desa telah memaksimalkan operasional unit tangki air desa dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Banjar untuk suplai tambahan air bersih.
Distribusi air difokuskan ke wilayah yang akses jalannya terputus, khususnya di RT 7, yang menjadi perbatasan Desa Pasar Jati dan Desa Jati Baru.
Meski menghadapi keterbatasan, sebagian besar warga memilih tetap bertahan di rumah masing-masing dengan membuat panggung darurat. Pemerintah desa juga terus memantau kondisi kesehatan warga guna mengantisipasi penyakit akibat keterbatasan air bersih.
“Kami terus berupaya memastikan kebutuhan dasar warga, terutama air bersih, tetap terpenuhi selama banjir belum sepenuhnya surut,” ucap Quzwini.
