- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel
- Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi
Jasad Penumpang KM Rucitra yang Diduga Menceburkan Diri Ditemukan di Pantai Batakan

Banjarmasin – Penumpang kapal KM Rucitra tujuan Surabaya–Banjarmasin yang sebelumnya diduga menceburkan diri akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban terdampar di kawasan Pantai Batakan, Minggu (28/12/2025), setelah tiga hari dilakukan upaya pencarian intensif.
Korban diketahui bernama Sumardi (44), warga Kabupaten Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia dilaporkan hilang tiga hari sebelumnya setelah diduga menceburkan diri dari atas kapal. Sekitar pukul 11.30 Wita, tim SAR gabungan menemukan korban telah terbawa arus cukup jauh dari titik awal kejadian.
Baca Lainnya :
- Rakor Akhir Tahun, Gubernur Kalsel Evaluasi Realisasi APBD 20250
- Gubernur Kalsel Muhidin Minta Kades Tanggap Dengan Bencana0
- Rindu Abah Guru Sekumpul, Jemaah dari Berbagai Daerah Padati Martapura pada Momen 5 Rajab0
- Puncak Momen 5 Rajab Haul Sekumpul di Martapura: Cuaca Berawan, Jutaan Jemaah Padati Musala Ar-Raudhah0
- Dinsos Kalsel Siap Layani Jemaah Momen 5 Rajab, Posko Fajar Harapan Sediakan Ribuan Porsi Konsumsi0
Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan kronologi awal penanganan peristiwa tersebut. Menurutnya, laporan pertama diterima dari KSOP Banjarmasin sekitar pukul 23.00 Wita pada malam kejadian.
“Saat menerima laporan, kami langsung menurunkan tim menggunakan speedboat. Namun karena cuaca buruk dan jarak pandang terbatas, pencarian pada malam itu belum membuahkan hasil,” ujar Putu.
Pada hari pertama dan kedua, tim SAR kembali melanjutkan pencarian dengan mengerahkan KN Laksmana. Operasi dilakukan bersama TNI–Polri, KSOP, dan pihak perusahaan pelayaran. Area pencarian diperluas ke arah timur, namun hasilnya masih nihil.
Memasuki hari ketiga, pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan di perairan Pantai Batakan, dalam kondisi tak bernyawa dan berada jauh dari lokasi awal diduga menceburkan diri.
“Korban ini ternyata lebih cepat keluar dari area pencarian karena dipengaruhi angin barat dan arus laut yang cukup cepat. Jarak penemuan korban sekitar 32 mil laut dari titik nol,” jelasnya.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi melalui Pelabuhan Trisakti untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Putu memastikan bahwa jasad yang ditemukan benar merupakan Sumardi, penumpang KM Rucitra yang dilaporkan hilang.
“Kami memastikan identitas korban dari gelang penumpang yang masih melekat dan sesuai dengan data manifes kapal,” tegasnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup. Pihak keluarga selanjutnya akan difasilitasi untuk proses pemulangan jenazah ke daerah asal. (/smartbanua)
