- Wali Kota Banjarmasin Hadiri Buka Puasa Bersama dan Peringatan Haul di Kampung Melayu
- Wali Kota dan Kapolresta Monitoring Kamtibmas Dini Hari di Bulan Ramadan
- Harga Ikan Nila di Banjarmasin Naik Jadi Rp45 Ribu per Kg Awal Ramadan 1447 H, Dampak Permintaan dan Banjir
- Perempuan Terjun Dari Fly Over Banjarmasin
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Gelar Buka Puasa dan Haul Jama di Banjarmasin, Sekaligus Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan
- Safari Ramadan Pemkot Banjarmasin di Masjid Al Ikhlas Sungai Andai, Wali Kota HM Yamin HR Serahkan Bantuan dan Pererat Silaturahmi
- Komisi II DPR RI Soroti Kinerja Bank Kalsel
- Selama Ramadan Satreskrim Polresta Banjarmasin Makin Gencar Patroli
- Polda Kalsel Bongkar Jaringan Pemalsu Dokumen Kendaraan Bermotor
- Inflasi Kalsel Terkendali
Rindu Abah Guru Sekumpul, Jemaah dari Berbagai Daerah Padati Martapura pada Momen 5 Rajab

Keterangan Gambar : Jemaah asal Pasuruan berada berbaur bersama jemaah di Sekumpul Martapura, Banjar, Kalsel. (Foto: rri.co.id/dicky).
MARTAPURA, smartbanua.com – Rasa rindu mendalam kepada Abah Guru Sekumpul mendorong jemaah dari berbagai daerah datang ke Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar. Pada Momen 5 Rajab tahun ini, jemaah yang hadir tidak hanya berasal dari Kalimantan Selatan, tetapi juga dari berbagai provinsi di luar pulau, salah satunya dari Bangil, Jawa Timur.
Muhammad Arif Maulana, salah satu jemaah asal Bangil, mengaku bahwa jarak tidak menjadi penghalang. Ia bersama rekannya menempuh perjalanan darat dan laut selama beberapa hari demi dapat berziarah dan menghadiri rangkaian kegiatan keagamaan di Sekumpul.
Baca Lainnya :
- Puncak Momen 5 Rajab Haul Sekumpul di Martapura: Cuaca Berawan, Jutaan Jemaah Padati Musala Ar-Raudhah0
- Dinsos Kalsel Siap Layani Jemaah Momen 5 Rajab, Posko Fajar Harapan Sediakan Ribuan Porsi Konsumsi0
- Banjir Martapura Kalsel: Ibu-Ibu dan Balita Dievakuasi Tim SAR Gabungan, Operasi Berlanjut0
- Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul, Habib Luthfi Puji Warisan Dakwah dan Sosial Sang Ulama Besar0
- Belasan Anak Naik Sepeda Dari Batola ke Sekumpul0
“Kedatangan saya ke Sekumpul karena rindu yang kuat kepada Guru Sekumpul. Rindu itu hanya bisa terobati jika datang langsung ke tempat yang penuh sejarah dan keberkahan ini. Saya datang ke sini karena rindu,” ujarnya, Minggu (28/12/2025).
Meski perjalanan panjang terasa melelahkan, suasana religius di kawasan Sekumpul membuat seluruh rasa letih seakan hilang. Lantunan doa, kebersamaan antarsesama jemaah, serta ketertiban pelaksanaan kegiatan menambah ketenangan dan kekhusyukan.
Datang bersama dua temannya, Arif menyebut bahwa hadir di Sekumpul menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan. Mereka berharap dapat meneladani akhlak, kesederhanaan, serta keteguhan Abah Guru Sekumpul dalam berdakwah.
“Pesan yang paling saya ingat adalah selalu istiqamah,” tuturnya.
Selain berziarah, para jemaah juga memanfaatkan kesempatan ini untuk bersilaturahmi dengan jemaah lain dari berbagai daerah. Pertemuan lintas wilayah tersebut mempererat persaudaraan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Membludaknya jemaah dari berbagai penjuru Nusantara menunjukkan besarnya kecintaan umat kepada Abah Guru Sekumpul. Tradisi datang ke Sekumpul pada Momen 5 Rajab bukan hanya agenda keagamaan, tetapi juga simbol persatuan, kebersamaan, dan cinta umat kepada ulama panutannya. (/smartbanua)
