- Polisi Gagalkan Peredasan 2 Kg Sabu dan 1.670 Butir Ekstasi di Perairan Sungai Barito
- Motif Pembunuhan di Surgi Mufti Banjarmasin Gegara Alkohol
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri HUT ke-23 Kabupaten Balangan, Apresiasi Kemajuan dan Sinergi Pembangunan
- Bahas Berbagai Permasalahan Daerah, Gubernur H. Muhidin Dialog Langsung Bersama Bupati/ Walikota se-Kalsel
- Apel Gabungan Pemprov Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tekankan Peningkatan Disiplin ASN dan Pegawai
- Pemprov Kalsel Siap Terapkan WFH
- Tindak Lanjut Arahan Gubernur, BPBD Kalsel Perkuat Personel dan Peralatan Hadapi Musim Kemarau
- ASN di Kalsel Dihimbau Hemat Energi
- Dishut Kalsel Tertibkan PETI di Tahura Sultan Adam
- RSJ Sambang Lihum Optimistis Raih Predikat WBBM 2027
Rindu Abah Guru Sekumpul, Jemaah dari Berbagai Daerah Padati Martapura pada Momen 5 Rajab

Keterangan Gambar : Jemaah asal Pasuruan berada berbaur bersama jemaah di Sekumpul Martapura, Banjar, Kalsel. (Foto: rri.co.id/dicky).
MARTAPURA, smartbanua.com – Rasa rindu mendalam kepada Abah Guru Sekumpul mendorong jemaah dari berbagai daerah datang ke Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar. Pada Momen 5 Rajab tahun ini, jemaah yang hadir tidak hanya berasal dari Kalimantan Selatan, tetapi juga dari berbagai provinsi di luar pulau, salah satunya dari Bangil, Jawa Timur.
Muhammad Arif Maulana, salah satu jemaah asal Bangil, mengaku bahwa jarak tidak menjadi penghalang. Ia bersama rekannya menempuh perjalanan darat dan laut selama beberapa hari demi dapat berziarah dan menghadiri rangkaian kegiatan keagamaan di Sekumpul.
Baca Lainnya :
- Puncak Momen 5 Rajab Haul Sekumpul di Martapura: Cuaca Berawan, Jutaan Jemaah Padati Musala Ar-Raudhah0
- Dinsos Kalsel Siap Layani Jemaah Momen 5 Rajab, Posko Fajar Harapan Sediakan Ribuan Porsi Konsumsi0
- Banjir Martapura Kalsel: Ibu-Ibu dan Balita Dievakuasi Tim SAR Gabungan, Operasi Berlanjut0
- Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul, Habib Luthfi Puji Warisan Dakwah dan Sosial Sang Ulama Besar0
- Belasan Anak Naik Sepeda Dari Batola ke Sekumpul0
“Kedatangan saya ke Sekumpul karena rindu yang kuat kepada Guru Sekumpul. Rindu itu hanya bisa terobati jika datang langsung ke tempat yang penuh sejarah dan keberkahan ini. Saya datang ke sini karena rindu,” ujarnya, Minggu (28/12/2025).
Meski perjalanan panjang terasa melelahkan, suasana religius di kawasan Sekumpul membuat seluruh rasa letih seakan hilang. Lantunan doa, kebersamaan antarsesama jemaah, serta ketertiban pelaksanaan kegiatan menambah ketenangan dan kekhusyukan.
Datang bersama dua temannya, Arif menyebut bahwa hadir di Sekumpul menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan. Mereka berharap dapat meneladani akhlak, kesederhanaan, serta keteguhan Abah Guru Sekumpul dalam berdakwah.
“Pesan yang paling saya ingat adalah selalu istiqamah,” tuturnya.
Selain berziarah, para jemaah juga memanfaatkan kesempatan ini untuk bersilaturahmi dengan jemaah lain dari berbagai daerah. Pertemuan lintas wilayah tersebut mempererat persaudaraan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Membludaknya jemaah dari berbagai penjuru Nusantara menunjukkan besarnya kecintaan umat kepada Abah Guru Sekumpul. Tradisi datang ke Sekumpul pada Momen 5 Rajab bukan hanya agenda keagamaan, tetapi juga simbol persatuan, kebersamaan, dan cinta umat kepada ulama panutannya. (/smartbanua)
