- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
Rindu Abah Guru Sekumpul, Jemaah dari Berbagai Daerah Padati Martapura pada Momen 5 Rajab

Keterangan Gambar : Jemaah asal Pasuruan berada berbaur bersama jemaah di Sekumpul Martapura, Banjar, Kalsel. (Foto: rri.co.id/dicky).
MARTAPURA, smartbanua.com – Rasa rindu mendalam kepada Abah Guru Sekumpul mendorong jemaah dari berbagai daerah datang ke Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar. Pada Momen 5 Rajab tahun ini, jemaah yang hadir tidak hanya berasal dari Kalimantan Selatan, tetapi juga dari berbagai provinsi di luar pulau, salah satunya dari Bangil, Jawa Timur.
Muhammad Arif Maulana, salah satu jemaah asal Bangil, mengaku bahwa jarak tidak menjadi penghalang. Ia bersama rekannya menempuh perjalanan darat dan laut selama beberapa hari demi dapat berziarah dan menghadiri rangkaian kegiatan keagamaan di Sekumpul.
Baca Lainnya :
- Puncak Momen 5 Rajab Haul Sekumpul di Martapura: Cuaca Berawan, Jutaan Jemaah Padati Musala Ar-Raudhah0
- Dinsos Kalsel Siap Layani Jemaah Momen 5 Rajab, Posko Fajar Harapan Sediakan Ribuan Porsi Konsumsi0
- Banjir Martapura Kalsel: Ibu-Ibu dan Balita Dievakuasi Tim SAR Gabungan, Operasi Berlanjut0
- Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul, Habib Luthfi Puji Warisan Dakwah dan Sosial Sang Ulama Besar0
- Belasan Anak Naik Sepeda Dari Batola ke Sekumpul0
“Kedatangan saya ke Sekumpul karena rindu yang kuat kepada Guru Sekumpul. Rindu itu hanya bisa terobati jika datang langsung ke tempat yang penuh sejarah dan keberkahan ini. Saya datang ke sini karena rindu,” ujarnya, Minggu (28/12/2025).
Meski perjalanan panjang terasa melelahkan, suasana religius di kawasan Sekumpul membuat seluruh rasa letih seakan hilang. Lantunan doa, kebersamaan antarsesama jemaah, serta ketertiban pelaksanaan kegiatan menambah ketenangan dan kekhusyukan.
Datang bersama dua temannya, Arif menyebut bahwa hadir di Sekumpul menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan. Mereka berharap dapat meneladani akhlak, kesederhanaan, serta keteguhan Abah Guru Sekumpul dalam berdakwah.
“Pesan yang paling saya ingat adalah selalu istiqamah,” tuturnya.
Selain berziarah, para jemaah juga memanfaatkan kesempatan ini untuk bersilaturahmi dengan jemaah lain dari berbagai daerah. Pertemuan lintas wilayah tersebut mempererat persaudaraan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Membludaknya jemaah dari berbagai penjuru Nusantara menunjukkan besarnya kecintaan umat kepada Abah Guru Sekumpul. Tradisi datang ke Sekumpul pada Momen 5 Rajab bukan hanya agenda keagamaan, tetapi juga simbol persatuan, kebersamaan, dan cinta umat kepada ulama panutannya. (/smartbanua)
