Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir

By smartbanua 27 Jul 2026, 17:55:59 WITA, 9 Dibaca Pemprov Kalsel
Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir


SmartBanua, Banjarbaru - Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin meminta masyarakat bersabar menghadapi pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Termasuk Banjarmasin hingga kawasan Hulu Sungai.

Menurut Gubernur, gangguan pasokan listrik tersebut disebabkan kerusakan pada sejumlah pembangkit yang berdampak terhadap sistem kelistrikan. Khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

Baca Lainnya :

H Muhidin menyebut, berdasarkan informasi dari General Manager PLN yang ia terima, saat ini terjadi kerusakan pada boiler Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di Muara Teweh, Kalimantan Tengah. Pembangkit tersebut menjadi salah satu pemasok listrik terbesar untuk sistem kelistrikan di kawasan. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada generator di pembangkit listrik Asam-Asam.

“Karena ada pemadaman listrik lagi di beberapa tempat, yaitu di Banjarmasin mungkin sampai ke Hulu Sungai. Tadi kita menghubungi GM PLN, beliau mengatakan saat ini ada kerusakan di Kalteng, yaitu kebocoran boiler di Muara Teweh, PLTGU. Ini yang terbesar. Di Asam-Asam juga ada kerusakan generator,” ujar H Muhidin. Senin 27 Juli 2026.

Menghadapi kondisi tersebut, Gubernur mengimbau masyarakat di seluruh Kalimantan Selatan untuk mengurangi penggunaan listrik hingga sekitar 40 persen dari pemakaian normal. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi beban sistem kelistrikan, sehingga pemadaman dapat diminimalkan.

“Kalau bisa di seluruh Kalimantan Selatan kita mengurangi 40 persen penggunaan seperti biasanya. Kalau kita tidak menurunkan penggunaan, maka ini akan padam. Tetapi kalau kita bisa menurunkan pemakaian, Insyaallah prosesnya bisa menyalakan semuanya dan tidak ada lagi pemadaman,” ujarnya.

H Muhidin juga mengungkapkan, pemadaman listrik turut dirasakan di lingkungan kediamannya. Namun, kebutuhan listrik tetap dapat dipenuhi sementara dengan menggunakan generator set atau genset.

Ia berharap masyarakat dapat bersabar dan bersama-sama menghemat penggunaan listrik hingga kondisi pembangkit kembali normal, yang ditargetkan oleh PLN pada awal Agustus mendatang. “Kami berharap masyarakat bersabar sebentar dulu. Mudah-mudahan, kita berdoa, awal Agustus ini sudah baik dan kembali seperti biasa,” ucapnya. (/smartbanua)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.