Tinjau Banjir Sungai Tabuk Mensos Siapkan Bantuan Korban

By smartbanua 04 Jan 2026, 16:15:47 WITA, 64 Dibaca Daerah
Tinjau Banjir Sungai Tabuk Mensos Siapkan Bantuan Korban


Banjar, smartbanua.com - Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (4/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan korban banjir berjalan optimal.

Dalam peninjauan tersebut, Gus Ipul menyampaikan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah hadir langsung di lapangan untuk memberikan dukungan kepada seluruh keluarga terdampak banjir. 

Baca Lainnya :

Bantuan yang disalurkan berupa sembako serta berbagai kebutuhan dasar lainnya selama masa tanggap darurat. Selain bantuan logistik, Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah juga akan melakukan pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan, baik rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan. Hasil pendataan ini akan menjadi dasar tindak lanjut bantuan selanjutnya.

Bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, pemerintah menyiapkan bantuan tambahan berupa dana untuk pengisian rumah serta program pemberdayaan. 

"Seluruh bantuan tersebut akan diberikan berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan pemerintah daerah," katanya.

Gus Ipul menegaskan, dukungan dari Kementerian Sosial juga telah disalurkan ke berbagai wilayah terdampak lainnya sesuai arahan Presiden RI. Seluruh upaya ini dilakukan agar keluarga terdampak banjir dapat kembali menjalani kehidupan secara normal secara bertahap.

Dalam masa tanggap darurat, TNI dan Polri turut memberikan dukungan logistik berupa makanan siap saji, pakaian, tenda, kasur, serta kebutuhan pengungsi lainnya. Pemerintah juga menyiapkan dapur umum dan layanan dasar bagi para korban banjir.

Pemerintah akan memberikan bantuan jaminan hidup sebesar Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan. Untuk membeli lauk pauk.

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan pengisian rumah sebesar Rp3 juta per keluarga serta bantuan pemberdayaan ekonomi sebesar Rp5 juta per keluarga.

"Bantuan tersebut diberikan satu kali, sementara jaminan hidup disalurkan setiap bulan selama tiga bulan sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

"Ini diberikan setelah mereka ke Huntara atau Huntap yaa," jelas menteri. (smartbanua)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.