- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
Tinjau Banjir Sungai Tabuk Mensos Siapkan Bantuan Korban

Banjar, smartbanua.com - Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (4/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan korban banjir berjalan optimal.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Ipul menyampaikan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah hadir langsung di lapangan untuk memberikan dukungan kepada seluruh keluarga terdampak banjir.
Baca Lainnya :
- Banjir Kabupaten Banjar: Desa Pasar Jati Astambul Terdampak Parah, Air Bersih Jadi Masalah Utama0
- Kapolda Kalsel Minta Wisatawan Waspada Saat Berwisata 0
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Tinjau Langsung Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar0
- Jasad Penumpang KM Rucitra yang Diduga Menceburkan Diri Ditemukan di Pantai Batakan0
- Rakor Akhir Tahun, Gubernur Kalsel Evaluasi Realisasi APBD 20250
Bantuan yang disalurkan berupa sembako serta berbagai kebutuhan dasar lainnya selama masa tanggap darurat. Selain bantuan logistik, Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah juga akan melakukan pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan, baik rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan. Hasil pendataan ini akan menjadi dasar tindak lanjut bantuan selanjutnya.
Bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, pemerintah menyiapkan bantuan tambahan berupa dana untuk pengisian rumah serta program pemberdayaan.
"Seluruh bantuan tersebut akan diberikan berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan pemerintah daerah," katanya.
Gus Ipul menegaskan, dukungan dari Kementerian Sosial juga telah disalurkan ke berbagai wilayah terdampak lainnya sesuai arahan Presiden RI. Seluruh upaya ini dilakukan agar keluarga terdampak banjir dapat kembali menjalani kehidupan secara normal secara bertahap.
Dalam masa tanggap darurat, TNI dan Polri turut memberikan dukungan logistik berupa makanan siap saji, pakaian, tenda, kasur, serta kebutuhan pengungsi lainnya. Pemerintah juga menyiapkan dapur umum dan layanan dasar bagi para korban banjir.
Pemerintah akan memberikan bantuan jaminan hidup sebesar Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan. Untuk membeli lauk pauk.
Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan pengisian rumah sebesar Rp3 juta per keluarga serta bantuan pemberdayaan ekonomi sebesar Rp5 juta per keluarga.
"Bantuan tersebut diberikan satu kali, sementara jaminan hidup disalurkan setiap bulan selama tiga bulan sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
"Ini diberikan setelah mereka ke Huntara atau Huntap yaa," jelas menteri. (smartbanua)
