Puncak Harjad ke-75 Kabupaten Banjar, Gubernur H. Muhidin Dorong Pembebasan Lahan Jalan Alternatif serta Kewaspadaan Banjir dan Karhutla

By Smart Banua 27 Agu 2025, 16:40:03 WITA, 20 Dibaca Daerah
Puncak Harjad ke-75 Kabupaten Banjar, Gubernur H. Muhidin Dorong Pembebasan Lahan Jalan Alternatif serta Kewaspadaan Banjir dan Karhutla


Martapura – Puncak peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Banjar begitu meriah dan penuh khidmat. Berlokasi di Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura, Rabu (27/8/2025) pagi, acara ini dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga.

Baca Lainnya :

Gubernur  H. Muhidin, didampingi Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan H. Muhammad Syarifuddin masing-masing bersama istri, hadir langsung memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Banjar. 

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya menjadikan momentum hari jadi sebagai pijakan baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat.

“Peringatan Hari Jadi ini adalah bentuk rasa cinta dan penghargaan terhadap sejarah panjang Kabupaten Banjar. Kita mengenang jasa para pendahulu, memperkuat semangat kebersamaan, dan menatap masa depan dengan optimisme,” ujarnya.

Gubernur Muhidin juga menyoroti potensi besar Kabupaten Banjar di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan pariwisata. Gubernur mendorong agar pembangunan di semua sektor diselaraskan antara pusat dan daerah agar memberi manfaat langsung bagi masyarakat. 

Gubernur menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mempercepat pembangunan di Banua. Gubernur meminta Pemkab Banjar segera menyiapkan pembebasan lahan bagi pembangunan jalan alternatif menuju daerah hulu sungai hingga Tabalong.

“Jalan ini akan dibangun Pemprov Kalsel untuk mengurai kemacetan, terutama saat momen Haul Guru Sekumpul yang selalu dihadiri jutaan jemaah. Kita berharap proyek ini bisa rampung sebelum masa jabatan berakhir, karena ke depan Kalimantan Selatan juga menjadi salah satu penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujar Gubernur H. Muhidin

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan para kepala desa atau pambakal yang hadir disitu, agar lebih sigap menjaga wilayah masing-masing dari potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, pembangunan daerah harus sejalan dengan upaya menjaga lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tak lupa, Gubernur mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman banjir dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) yang rutin mengintai wilayah Banjar.

Selain itu, Gubernur menyatakan harapan agar Kabupaten Banjar mengimplementasi berbagai program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Swasembada Pangan. Gubernur menekankan agar program-program tersebut segera direalisasikan agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat menghayati tema peringatan tahun ini, “Banjar Rakat, Hidup Barakat”, yang mencerminkan semangat kebersamaan dan keberkahan dalam membangun Banua.

“Mari kita lanjutkan keberhasilan pembangunan, lewati segala tantangan, dan bangun kerja bersama antara provinsi dan kabupaten/kota demi kesejahteraan rakyat. Dirgahayu ke-75 Kabupaten Banjar, semoga Banua selalu dirahmati Allah SWT,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Banjar H. Saidi Mansyur dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momen penting untuk meneguhkan identitas daerah yang kaya sejarah, budaya, dan nilai religius. Ia menilai filosofi kebersamaan dan gotong royong masyarakat Banjar merupakan modal sosial utama untuk kemajuan daerah.

“Tema tahun ini mengandung makna mendalam. Kebersamaan dan gotong royong bukan hanya antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga melibatkan seluruh pemangku kepentingan: dunia usaha, akademisi, tokoh adat, dan tokoh agama,” ujar Saidi.

Saidi juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat membangun Kabupaten Banjar yang maju, mandiri, dan agamis, berlandaskan gotong royong dan keadilan.

“Dengan semangat persatuan, mari kita wujudkan Banjar yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” tandasnya.

Acara puncak dimulai dengan penyambutan Gubernur Kalsel H. Muhidin yang didampingi Sekda Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, bersama Bupati Banjar H. Saidi Mansyur beserta jajaran. Rombongan tamu kehormatan disambut hangat melalui Tarian Senoman Hadrah Al-Fata yang penuh nuansa religius.

Suasana semakin semarak ketika Tari Baksa Kambang dari Sanggar Matahari Martapura ditampilkan. Tarian tradisi khas Banjar ini melambangkan penghormatan kepada tamu undangan. Setelah itu, hadirin bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Sahrudin dan Ustadz Wardiansyah, serta doa yang dipimpin H. Muhammad Rofi’ie.

Memasuki inti acara, panggung utama dimeriahkan oleh Tarian Kolosal Kuda Gipang yang dibawakan 30 penari hasil kolaborasi dengan Senoman Hadrah Al-Fata. Perpaduan seni tradisi ini berhasil memukau para tamu dan masyarakat.

Tak ketinggalan, hadirin juga diajak menyaksikan video capaian pembangunan Kabupaten Banjar, yang menampilkan berbagai kemajuan di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi kerakyatan.

Peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Banjar tahun ini benar-benar menghadirkan nuansa kolaborasi budaya, doa, serta pesan-pesan pembangunan yang mengakar, selaras dengan tema besar: “Banjar Rakat, Hidup Barakat.” (adpim/smartbanua).







Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment