- Gubernur Kalsel Pimpin Rakor Pengendalian Banjir Banua Anam, Targetkan Pembangunan Sodetan
- PUPR Kalsel Fokus Lanjutkan Pembangunan Rumah Jabatan Gubernur
- Diskominfo Kalsel Siapkan Platform Pelayanan Publik Terintegrasi
- Sat Lantas Polresta Banjarmasin Ajarkan Safety Riding ke Anak Pondok Pesantren
- Polda Kalsel Musnahkan 67,6 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi
- Dit Lantas Polda Kalsel Gelar Rampcheck Keselamatan di Banjarbaru
- TNI-Polri Turun Bersihkan Taman Kamboja
- Kalsel Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah
- Dislautkan Kalsel Rapat Kerja Teknis Perencanaan Pembangunan Kelautan dan Perikanan 2027
- Pemprov Kalsel Siapkan Kolaborasi Pasar Murah Sambut Ramadhan
POLDA KALSEL Ungkap Narkoba 40 Kilogram Selama Antik Intan 2025

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali mengungkap kasus narkotika dalam jumlah besar selama menggelar Operasi Antik Intan 2025,sejak tanggal 17-30 Juni 2025 atau selama 14 hari.
Baca Lainnya :
- Banjar Sukses Jadi Juara Umum MTQN XXXVI Kalsel 2025, 35 Paket Umroh Diberikan untuk Para Pemenang0
- Tanggapi Isu Miring di Masyarakat Gubernur Tinjau Pelayanan RSUD Ulin0
- Dua Kloter Tertunda Terbang Imbas Eskalasi Timur Tengah, Dirjen PHU: Jemaah Aman di Jeddah0
- BNNP Kalsel Blender Sabu Setengah Kilo0
- Kegiatan Pemulihan Sosial Pascabencana di Desa Keliling Benteng Kecamatan Martapura Barat.0
Ditresnarkoba dan jajaran Polres di wilayah hukum Polda Kalsel, menyita barang bukti sabu seberat 40.408,51 gram atau 40,4 kilogram.
Selain sabu, turut diamanakan 13.066 butir ekstasi, 126,79 gram serbuk ekstasi, 126,04 gram ganja, 250 butir psikotropika dan 386 butir carnophen.
Selaian barang bukti narkoba, petugas berhasil mengamankan 17 tersangka yang sebagian merupakan jaringan dari gembong narkoba yang paling diburu Mabes Polri, Fredy Pratama.
Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Rudyanto Yudha Hermawan mengatakan narkoba tersebut dari jaringan lintas provinsi. Antara lain Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.
"Ini masih ada yang masuk dalam jaringan lama yaitu jaringan Fredy Pratama," ujar Yudha, saat gelar, di Mapolda Kalsel,Senin (30/6/2025).
Sementara, Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H Supian HK, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan, khususnya di Kalimantan Selatan.
“Pemusnahan ini bukan sekadar simbol penegakan hukum, tetapi langkah nyata menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba, bayangkan jika sebanyak itu beredar di masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Supian HK secara simbolis menyerahkan piagam dan SK kepada Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Wakapolda Brigjen Pol Golkar Pangarso Rahardjo, dan Dirresnarkoba Kombes Pol Kelana Jaya atas keberhasilan dalam pelaksanaan operasi tersebut.(smartbanua)
