- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
Operator Pengendali Jaringan Fredy Pratama Terancam Hukuman Mati
Dir Ditresnarkoba Kombes Pol Kelana Jaya saat berbincang dengan Rivaldo

Banjarmasin : Rivaldo alias KIF, rupanya menjadi Operator sekaligus ‘tangan kanan”gembong narkoba jaringan internasional Fredy Pratama yang dijatuhi vonis pidana mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang , juga diboyong ke Kalimantan Selatan (Kalsel)
Baca Lainnya :
- Marak Hoaks Loker Petugas Haji, Biro HKP: Waspada, Cek Infonya di Web dan Medsos Kemenag0
- Kolaborasi TNI dan Pemprov Kalsel Buka Jalan Terisolir Desa atiran HST0
- Hanya Hidup Sebatan Kara Warga Teluk Tiram Membusuk Dirumahnya0
- Masjid Al jihad Rayakan Gencatan Senjata di Gaza dengan Bagikan Semangka 0
- Warga Flamboyan Simpan 21 Paket Sabu0
Rivaldo kembali akan menjalani perkara tambahannya karena terbukti merupakan operator pengendali dari hasil tangkapan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel dengan kurir berisinial MZ beserta barang bukti 35 Kilogram sabu-sabu yang berhasil digagalkan beredar.
Pelaku ini berperan mengatur kendali kurir-kurir jaringan internasional untuk menyelundupkan narkoba ke 8 Provinsi seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Jakarta, Riau, Sulawesi Tenggara, Jawa Tengah, Lampung dan Medan.
“Saat ini kita tahap duakan ke Kejaksaan dilimpahkan, dan pasti dituntut hukuman Mati juga”tegas Kombes Pol Kelana Jaya kepada wartawan di Aula Ditresnarkoba Polda Kalsel,Senin (20/01/2025)
Kelana juga menjelaskan bahwa Rivaldo adalah operator yang berkomunikasi langsung dengan Fredy Pratama dan diberikan kewenangan penuh untuk mengendalikan para kurir.
“Dia ini memang langsung berhubungan, dan kita akan lacak keberadaan Fredy”tambah kelana.
Rivaldo divonis mati karena melakukan kejahatan lintas negara secara sistematis dan merusak secara masif, dengan melanggar pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Narkotika.(smartbanua)
