- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin
- Wagub Hasnuryadi Tegaskan Pemprov Kalsel Siap Bersinergi Kembangkan Olahraga Sambo di Banua
- Gubernur H. Muhidin Resmi Dilantik Sebagai Ketua Majeliis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel
- Hj. Fathul Jannah Dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel; Siap Perkuat Pembentukan Karakter dan Pengembangan Potensi Generasi Muda
- Komitmen Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Tingkatkan Berbagai Program Gerakan Pramuka ke Tingkat Nasional
- Seminar Hari Kebaya Nasional 2026, TP PKK Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Kebaya
- Gubernur Kalsel Apresiasi Milad ke-30 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing
Hanya Hidup Sebatan Kara Warga Teluk Tiram Membusuk Dirumahnya


Banjarmasin : Warga Jalan Teluk Tiram Darat (TTD), Gang Bakti, RT 12 RW 02, Kelurahan Teladan, Kecamatan Banjarmasin Barat, digegerkan oleh temuan mayat seorang pria pada Sabtu (18/1/2025) pagi sekitar pukul 07.00 WITA.
Korban diketahui bernama Sabransyah (62), seorang buruh harian lepas yang tinggal sendiri di rumahnya. Menurut informasi warga, korban sudah lama menderita sakit.
Baca Lainnya :
- Masjid Al jihad Rayakan Gencatan Senjata di Gaza dengan Bagikan Semangka 0
- Warga Flamboyan Simpan 21 Paket Sabu0
- Siaran Pers Kementerian Agama 0
- Plh. Gubernur Kalsel Hadiri Rapat Paripurna Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Pilkada 20240
- Tiga Hal Ini Didiskusikan Menag RI dan Menhaj Saudi untuk Peningkatan Layanan Jemaah0
Armiyah (44), tetangga korban awalnya mengaku sudah lima haru mencium bau tak. ia mengira bau tersebut berasal dari tikus mati. Namun, bau semakin menyengat pada Sabtu pagi, disertai banyaknya lalat di sekitar rumah korban.
Merasa curiga, Armiyah meminta suaminya untuk memeriksa kondisi rumah korban. Dari sela-sela jendela, suaminya melihat kaki korban yang membiru dan tidak bergerak. Mereka segera melaporkan hal ini kepada ketua RT setempat, Yamani (58).
Setelah mencoba masuk ke rumah korban melalui pintu samping yang terpaksa dibuka secara paksa, Armiyah menemukan Sabransyah dalam posisi telentang dan sudah meninggal dunia. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjarmasin Barat.
Petugas Polsek Banjarmasin Barat bersama Piket Unit Identifikasi Polresta Banjarmasin segera melakukan olah TKP. Tim relawan rescue turut membantu proses evakuasi dan membawa jenazah ke RS Ulin Banjarmasin untuk visum.
Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Pujie Firmansyah, menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban memang sering sakit-sakitan dan tinggal seorang diri,” ujarnya.
Saat ini, pihak keluarga korban telah berada di RS Ulin untuk memastikan kondisi jenazah.(smartbanua)
