- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
drg. Ellyana Trisya Buka Kegiatan Sosialisasi Keluarga Indonesia Sehat (Psikis) Tanpa Narkoba Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025,



Banjarmasin – Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi, menghadiri sekaligus membuka Sosialisasi Keluarga Indonesia Sehat (Psikis) Tanpa Narkoba Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel Roditha Banjarmasin, Kamis (25/9/2025).
Baca Lainnya :
- Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Kediaman Ketua DPRD Kalsel H. Supian 0
- Tim Posyandu Kabupaten Balangan Raih Juara Umum di Jambore Kader Posyandu Tingkat Provinsi Kalsel 20250
- Ketua Dekranasda Kalsel Hj. Fathul Jannah Bangga dan Apresiasi Peragaan Busana Bertajuk Ayu Dyah Andari Archipelago Menyapa Nusantara0
- Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Kalimantan; Komitmen Gubernur H. Muhidin Jaga Stabllitas Harga dan Ketahanan Pangan0
- Dit Polairud Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 677.580 batang rokok ilegal0
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Kerja Pokja I TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Dinas ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengurus TP PKK maupun kader PKK dalam upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba, serta memberikan perlindungan hak-hak perempuan dan anak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi menyampaikan, peredaran narkoba di kalsel sudah sangat memprihatinkan. hampir semua lingkungan telah terpapar narkoba. Bahkan sudah menyasar lingkungan pendidikan, ASN, pegawai swasta, termasuk juga menyasar lingkungan keluarga.
"Kondisi ini bisa disimpulkan dari beberapa pemberitaan, yang hampir tak pernah ketinggalan dalam menginformasikan kasus-kasus narkoba. Karena itu, kita perlu kewaspadaan tingkat tinggi, agar narkoba jangan sampai menyebar ke dalam lingkungan keluarga," ujar drg. Ellyana Trisya mengingatkan.
Ia juga mengajak tim penggerak PKK, dapat berperan aktif untuk menyebarkan informasi bahaya narkoba ke masyarakat.
"Karena menjaga keluarga kecil kita dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba wajib hukumnya, ditambah lagi kita pkk harus ikut berperan dalam pencegahan narkoba melalui program-program PKK," tegas drg. Ellyana.
Ellyana juga mengingatkan bahaya narkoba yang kini menyentuh berbagai aspek kehidupan.
"Oleh karena itu, mencegahnya adalah suatu keharusan bagi siapapun. Maka dari itu, peredaran narkoba harus kita cegah masuk dalam lingkungan keluarga," tegasnya lagi.
Ellyana Trisya sangat berharap, dengan kegiatan ini, dapat meningkatkan pemahaman pengurus atau kader TP PKK mengenai upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba serta dapat meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak dari tindak pidana penyalahgunaan narkoba.
Adapun narasumber pada kegiatan yang berlangsung 2 (dua) hari sejak 25-26 September 2025 ini, diantaranya adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Selatan, Psikolog RSJ Sambang Lihum, serta dari TP PKK Provinsi Kalsel.
Sementara untuk materi pada kegiatan Sosialisasi Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba Provinsi Kalimantan Selatan yang melibatkan peserta dari TP PKK seluruh Kabupaten/Kota se Kalsel ini, antara lain adalah, tentang Peran PKK dalam membangun ketahanan keluarga, Peran PKK dalam upaya pencegahan narkoba, Kebijakan perlindungan perempuan dan anak dari narkoba, serta Bagaimana Pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba.
Acara pembukaan Sosialisasi Keluarga Indonesia Sehat (Psikis) Tanpa Narkoba Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Kalsel, Hj. Husnul Hatimah, Staf Ahli PKK Provinsi Kalsel, Pengurus TP PKK Kalsel serta Kabupaten/Kota dan tak ketinggalan Pengurus PKK kecamatan dan kelurahan/desa se-Provinsi Kalsel (Rin/smartbanua)



Foto : Pasha
