- Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling
- Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Kalsel Diminta Sesuaikan Pembelajaran
- Wamenko Pangan Terjun Padamkan Karhutla di Banjarbaru
- Gubernur Kalsel Resmi Tutup Kalsel Expo 2026; Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang
- Farrel Bangga Jadi Pengibar Bendera Pusaka Kalsel
- Sebanyak 51 Narapidana di Kalsel Bebas di Momentum HUT ke-81 RI
- Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500 Dipadati Lebih dari 10 Ribu Jemaah
- Wagub Kalsel Hadiri Haul ke-48 KH. Muhammad Salim bin Ma ruf di Martapura
- Sholat Jumat Perdana Digelar, Masjid Syekh Arsyad Al Banjari Disiapkan Jadi Islamic Center
- Gubernur Muhidin Kukuhkan 44 Paskibraka Kalsel 2026, Siap Kibarkan Merah Putih
Banjir Terjang Sejumlah Daerah di Kalsel usai Hujan Deras, Tagana Diterjunkan Bantu Evakuasi

Keterangan Gambar : Tangkapan layar dari video Tagana Dinsos Kalsel. Kondisi banjir di desa Tebing Tinggi Balangan. (Foto:Tagana).
Banjarmasin, smartbanua.com – Sejumlah daerah di Kalimantan Selatan dilanda banjir setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi dan cukup lama sejak Jumat (27/12/2025) malam. Wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Balangan, tepatnya di Kecamatan Tebing Tinggi hingga Awayan, serta Kabupaten Banjar di wilayah Pengaron dan Aranio.
Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalimantan Selatan, Achmadi, mengatakan pihaknya telah menurunkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke lokasi terdampak untuk membantu penanganan warga.
“Personel sudah kita terjunkan untuk membantu evakuasi, dan kami terus memantau perkembangan di lapangan,” ujarnya saat dihubungi RRI.
Baca Lainnya :
- Status Bahaya! Sejumlah Bendung dan Sungai di Kalsel Alami Kenaikan TMA, Warga Diminta Waspada0
- Cinta Segitiga Motif Polisi Bunuh Mahasiswi ULM0
- Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM Terungkap: Bripda Muhammad Seili Jadi Tersangka, Berawal dari Motif Cinta Segitiga0
- UMP Kalsel 2026 Naik 6,54 Persen, Resmi Jadi Rp3.725.0000
- Gelar Doa Bersama di 17 Mei Banjarmasin, Wagub Hasnuryadi Harapkan Jadi Tempat Bersatunya Masyarakat Kalsel0
Achmadi menegaskan bahwa informasi yang menyebut banjir bandang di Balangan tidak benar. Menurutnya, banjir yang terjadi merupakan akibat kiriman air dari kawasan pegunungan serta luapan sungai.
“Bukan banjir bandang, karena tidak ada material yang terbawa. Jadi ini banjir biasa akibat air dari gunung dan meluapnya sungai,” jelasnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rawan genangan.
“Masyarakat yang berada di pinggiran sungai tetap waspada,” pesannya.
Hingga kini, pemantauan terus dilakukan oleh petugas terkait untuk memastikan kondisi warga dan perkembangan situasi banjir di lapangan. (/smartbanua)
