- Gubernur Kalsel Pimpin Rakor Pengendalian Banjir Banua Anam, Targetkan Pembangunan Sodetan
- PUPR Kalsel Fokus Lanjutkan Pembangunan Rumah Jabatan Gubernur
- Diskominfo Kalsel Siapkan Platform Pelayanan Publik Terintegrasi
- Sat Lantas Polresta Banjarmasin Ajarkan Safety Riding ke Anak Pondok Pesantren
- Polda Kalsel Musnahkan 67,6 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi
- Dit Lantas Polda Kalsel Gelar Rampcheck Keselamatan di Banjarbaru
- TNI-Polri Turun Bersihkan Taman Kamboja
- Kalsel Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah
- Dislautkan Kalsel Rapat Kerja Teknis Perencanaan Pembangunan Kelautan dan Perikanan 2027
- Pemprov Kalsel Siapkan Kolaborasi Pasar Murah Sambut Ramadhan
Banjir Terjang Sejumlah Daerah di Kalsel usai Hujan Deras, Tagana Diterjunkan Bantu Evakuasi

Keterangan Gambar : Tangkapan layar dari video Tagana Dinsos Kalsel. Kondisi banjir di desa Tebing Tinggi Balangan. (Foto:Tagana).
Banjarmasin, smartbanua.com – Sejumlah daerah di Kalimantan Selatan dilanda banjir setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi dan cukup lama sejak Jumat (27/12/2025) malam. Wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Balangan, tepatnya di Kecamatan Tebing Tinggi hingga Awayan, serta Kabupaten Banjar di wilayah Pengaron dan Aranio.
Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalimantan Selatan, Achmadi, mengatakan pihaknya telah menurunkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke lokasi terdampak untuk membantu penanganan warga.
“Personel sudah kita terjunkan untuk membantu evakuasi, dan kami terus memantau perkembangan di lapangan,” ujarnya saat dihubungi RRI.
Baca Lainnya :
- Status Bahaya! Sejumlah Bendung dan Sungai di Kalsel Alami Kenaikan TMA, Warga Diminta Waspada0
- Cinta Segitiga Motif Polisi Bunuh Mahasiswi ULM0
- Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM Terungkap: Bripda Muhammad Seili Jadi Tersangka, Berawal dari Motif Cinta Segitiga0
- UMP Kalsel 2026 Naik 6,54 Persen, Resmi Jadi Rp3.725.0000
- Gelar Doa Bersama di 17 Mei Banjarmasin, Wagub Hasnuryadi Harapkan Jadi Tempat Bersatunya Masyarakat Kalsel0
Achmadi menegaskan bahwa informasi yang menyebut banjir bandang di Balangan tidak benar. Menurutnya, banjir yang terjadi merupakan akibat kiriman air dari kawasan pegunungan serta luapan sungai.
“Bukan banjir bandang, karena tidak ada material yang terbawa. Jadi ini banjir biasa akibat air dari gunung dan meluapnya sungai,” jelasnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rawan genangan.
“Masyarakat yang berada di pinggiran sungai tetap waspada,” pesannya.
Hingga kini, pemantauan terus dilakukan oleh petugas terkait untuk memastikan kondisi warga dan perkembangan situasi banjir di lapangan. (/smartbanua)
