- TP PKK Kalsel Gelar Bakti Sosial Ramadan di Tanah Laut, Pasar Murah hingga Sunatan Massal untuk Warga
- Ketua BKOW Kalsel Ellyana Trisya Hasnuryadi Gelar Khataman Al-Quran 17 Ramadan Bersama Nur Sulaiman Community di Banjarmasin
- Gubernur Muhidin Minta Doa Masyarakat Banua, Tegaskan Komitmen Bangun Kalsel Bersama Wagub Hasnuryadi
- Polda Kalsel Jadikan Tanah Laut Sentra Jagung
- Polisi Buru Tiga Pelaku Pengeroyokan Pria di Jalan Veteran
- Safari Ramadan di HSU, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Serahkan Bantuan CSR dan Sembako untuk Warga
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Kunjungi Sentra Kerajinan Galeri Kembang Ilung HSU
- Polda Kalsel Kembali Hadirkan Mudik Gratis Siapkan Tiga Rute
- Pelindo Multi Terminal Berbagi Berkah Ramadan ke Masyarakat
- Gubernur H. Muhidin Pimpin RUPS Bank Kalsel; Didorong Lebih Aktif Layani Masyaraka Banua
Polda Kalsel Musnahkan 67,6 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi

Banjarmasin - Direktorat Reserse Narkoba ( Ditresnarkoba ) Polda Kalsel memusnahkan barang bukti narkotika berupa 67,6 kilogram sabu, 30.613 butir ekstasi, serta 42,98 gram serbuk ekstasi, hasil pengungkapan 40 kasus narkoba sepanjang Oktober 2025 hingga Januari 2026.
Dari puluhan kasus tersebut, polisi mengamankan 50 tersangka, terdiri dari 46 laki-laki dan 6 perempuan. Pengungkapan dilakukan di sejumlah wilayah, di antaranya Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Banjarbaru, Barito Kuala, Tanah Laut dan Tanah Bumbu.
Baca Lainnya :
- Dit Lantas Polda Kalsel Gelar Rampcheck Keselamatan di Banjarbaru0
- TNI-Polri Turun Bersihkan Taman Kamboja 0
- Dislautkan Kalsel Rapat Kerja Teknis Perencanaan Pembangunan Kelautan dan Perikanan 20270
- Jelang Ramadan Edar dan Harga Minyakita Diawasi Ketat0
- Ketua Dekranasda Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin Hadiri INACRAFT 2026, Dorong Produk Kerajinan Banua Tembus Pasar Nasional dan Global0
Pemusnahan barang haram itu dilakukan sebagai dengan cara di blender berlangsung di gedung Dit Tahti Polda Kalsel di Banjarmasin, Senin 9 Februari 2026. Serta sisanya dengan cara dibakar menggunakan Insinerator yang ada di RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh.
Direktur Resnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, menyebut pemusnahan ini merupakan bentuk nyata komitmen kepolisian dalam menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba.
“Dengan pemusnahan barang bukti ini, kami telah menyelamatkan ratusan ribu jiwa dari ancaman narkotika,” ujar Kombes Baktiar.
Kombes Baktiar mengungkapkan, sebagian besar barang haram yang dimusnahkan masih berkaitan dengan jaringan Fredy Pratama, gembong narkoba internasional.
“Sebagian besar narkotika ini rencananya akan diedarkan di wilayah Kalimantan Selatan, sementara sebagian lainnya memanfaatkan Kalsel sebagai jalur perlintasan jaringan narkoba,” jelasnya.
Sebelum dimusnahkan, seluruh barang bukti terlebih dahulu diuji keasliannya secara acak. Proses pengujian melibatkan perwakilan awak media dan tersangka, sebagai bentuk transparansi penegakan hukum.
Polda Kalsel menegaskan akan terus menelusuri dan memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke jaringan terbesar, serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya pencegahan narkotika.(/smartbanua)
