- Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling
- Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Kalsel Diminta Sesuaikan Pembelajaran
- Wamenko Pangan Terjun Padamkan Karhutla di Banjarbaru
- Gubernur Kalsel Resmi Tutup Kalsel Expo 2026; Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang
- Farrel Bangga Jadi Pengibar Bendera Pusaka Kalsel
- Sebanyak 51 Narapidana di Kalsel Bebas di Momentum HUT ke-81 RI
- Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500 Dipadati Lebih dari 10 Ribu Jemaah
- Wagub Kalsel Hadiri Haul ke-48 KH. Muhammad Salim bin Ma ruf di Martapura
- Sholat Jumat Perdana Digelar, Masjid Syekh Arsyad Al Banjari Disiapkan Jadi Islamic Center
- Gubernur Muhidin Kukuhkan 44 Paskibraka Kalsel 2026, Siap Kibarkan Merah Putih
Polda Kalsel Musnahkan 67,6 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi

Banjarmasin - Direktorat Reserse Narkoba ( Ditresnarkoba ) Polda Kalsel memusnahkan barang bukti narkotika berupa 67,6 kilogram sabu, 30.613 butir ekstasi, serta 42,98 gram serbuk ekstasi, hasil pengungkapan 40 kasus narkoba sepanjang Oktober 2025 hingga Januari 2026.
Dari puluhan kasus tersebut, polisi mengamankan 50 tersangka, terdiri dari 46 laki-laki dan 6 perempuan. Pengungkapan dilakukan di sejumlah wilayah, di antaranya Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Banjarbaru, Barito Kuala, Tanah Laut dan Tanah Bumbu.
Baca Lainnya :
- Dit Lantas Polda Kalsel Gelar Rampcheck Keselamatan di Banjarbaru0
- TNI-Polri Turun Bersihkan Taman Kamboja 0
- Dislautkan Kalsel Rapat Kerja Teknis Perencanaan Pembangunan Kelautan dan Perikanan 20270
- Jelang Ramadan Edar dan Harga Minyakita Diawasi Ketat0
- Ketua Dekranasda Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin Hadiri INACRAFT 2026, Dorong Produk Kerajinan Banua Tembus Pasar Nasional dan Global0
Pemusnahan barang haram itu dilakukan sebagai dengan cara di blender berlangsung di gedung Dit Tahti Polda Kalsel di Banjarmasin, Senin 9 Februari 2026. Serta sisanya dengan cara dibakar menggunakan Insinerator yang ada di RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh.
Direktur Resnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, menyebut pemusnahan ini merupakan bentuk nyata komitmen kepolisian dalam menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba.
“Dengan pemusnahan barang bukti ini, kami telah menyelamatkan ratusan ribu jiwa dari ancaman narkotika,” ujar Kombes Baktiar.
Kombes Baktiar mengungkapkan, sebagian besar barang haram yang dimusnahkan masih berkaitan dengan jaringan Fredy Pratama, gembong narkoba internasional.
“Sebagian besar narkotika ini rencananya akan diedarkan di wilayah Kalimantan Selatan, sementara sebagian lainnya memanfaatkan Kalsel sebagai jalur perlintasan jaringan narkoba,” jelasnya.
Sebelum dimusnahkan, seluruh barang bukti terlebih dahulu diuji keasliannya secara acak. Proses pengujian melibatkan perwakilan awak media dan tersangka, sebagai bentuk transparansi penegakan hukum.
Polda Kalsel menegaskan akan terus menelusuri dan memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke jaringan terbesar, serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya pencegahan narkotika.(/smartbanua)
