- Kalsel Perpanjang Siaga Darurat Karhutla Hingga November
- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
Baayun Maulud 2025 Pemprov Kalsel Buka Pendaftaran Hingga September

Banjarmasin : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan melalui UPTD Museum Lambung Mangkurat akan menyelenggarakan Baayun Maulid 2025 sebagai upaya pelestarian budaya Banjar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, melalui Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, M. Taufik Akbar, menyampaikan bahwa Baayun Maulid merupakan agenda rutin tahunan yang selalu digelar museum setiap bulan Maulid.
Baca Lainnya :
- Tiga Tokoh Kalsel Terima Penghargaan dari Presiden0
- Dukung Kunjungan Kapolri Dislutkan Kalsel Bagikan Ikan Gratis Saat Gerakan Pangan Murah0
- Gubernur H. Muhidin Dampingi Kapolri Listyo Sigit Resmikan Gedung Baru Perkantoran Polda dan Gedung SPPG Dukung Program MBG0
- Satgas Garuda Merah Putih-II Sukses Laksanakan Misi Airdrop 17,8 Ton Bantuan Kemanusiaan di Gaza0
- Gubernur Kalsel Apresiasi dan Sambut Baik Sosialisasi Program Produk Ekspor di Kawasan Transmigrasi Cahaya Baru Barito Kuala0
“Pendaftaran peserta sudah kami buka sejak 13 Agustus hingga 11 September 2025. Sementara pelaksanaan Baayun Maulid direncanakan pada 17 September 2025 di halaman Museum Lambung Mangkurat,” ujar Taufik di Banjarbaru, Senin (25/8/2025).
“Kegiatan ini gratis dan bisa diikuti masyarakat umum dari berbagai kalangan. Peserta hanya perlu membawa tiga lembar tapih (sarung) bahalai, tiga lembar kerudung segi empat, serta satu set janur sebagai syarat mengikuti Baayun Maulid,” jelasnya.
Taufik menambahkan, pihaknya menargetkan partisipasi masyarakat sebanyak mungkin. “Kita targetkan sebanyak-banyaknya peserta, dan Museum siap menampung semua pendaftar,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Disdikbud Kalsel berharap tradisi Baayun Maulid dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya Banjar yang sarat makna spiritual, kebersamaan, dan kearifan lokal.
Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui kontak person 085248664136 (Lisa) dan 081322111109 (Fathnoor) atau secara langsung di Ruang Informasi Gedung Induk Museum Lambung Mangkurat. (smartbanua)
