- Kalsel Perpanjang Siaga Darurat Karhutla Hingga November
- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
Wamendagri : Daerah Harus Prioritaskan Lingkungan dalam Rencana Pembangunan

Banjarmasin, smartbanua.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus mengatakan pentingnya perencanaan pembangunan daerah di seluruh provinsi di Indonesia untuk mengutamakan agar tidak berdampak terhadap lingkungan.
Hal itu dikatakan, Akhmad Wiyagus usai membuka Rapat Koordinasi (Rakor)
Baca Lainnya :
- Wagub Kalsel Tekankan Percepatan Pembangunan pada Harjad HSS ke-750
- Karantina Kalsel Dorong Eksportir Manfaatkan Single Submission Ekspor0
- Kementerian LH Anugerahkan Penghargaan Pembina ProKlim 2025 kepada Gubernur Kalsel0
- Zebra Intan 2025 Banjarmasin ETLE Catat 1.501 Pelanggaran, Paling Bnyak Tidak Pakai Helm0
- Tamasya Perkuat Kompetensi Pengasuh: 35 Peserta Kerabat Kalsel Diwisuda, Dorong Pengasuhan Berkualitas Menuju Generasi Emas 20450
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Indonesia 2025, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (3/12/2025).
Menurut Wamendagri, pendapatan daerah harus sesuai dengan sumberdaya alam yang dikelola, serta rancana tata ruang yang baik agar tidak terjadi bencana.
"Berkaca dari bencana di Sumatra dan Aceh, tadi saya sampaikan bahwa pentingnya perencanaan pembangunan daerah yang tidak berdampak dengan lingkungan," katanya.
Ia pun mengingatkan agar pemerintah Kalsel khususnya dalam perencanaan pembangunan daerah, salah satunya adalah untuk mitigasi kebencanaan, mengingat Kalsel pernah dilanda banjir besar.
"Kalsel kan juga ada pengalaman banjir pada 2021 lalu. 11 kabupaten/kota terdampak. Maka penting untuk mitigasi bencana dalam perencanaan pembangunan didaerah ini," ujarnya.
Selain itu, dalam rakor Bappeda se indonesia itu, Wamendagri juga mengatakan penting mensinkronkan rencana pembangunan daerah dengan program prioritas dan kebijakan pemerintah pusat, yang dirangkum dalam Asta Cita (visi-misi Presiden Prabowo Subianto).
"Saya sangat optimis dengan berkumpulnya seluruh Bappeda se indonesia ini akan ada kesamaan persepsi antara program pusat dan daerah dalam mendukung Asta Cita Presiden," katanya.
Sementara, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan, dari rakor ini berharap bisa dimanfaatkan maksimal untuk seluruh daerah, guna saling bertukar informasi serta program pembangunan dalam mewujudkan Asta Cita Presiden.
"Suatu kehormatan buat kami menjadi tuan rumah, semoga dari berkumpul dan silaturahmi ini, bisa saling bertukar informasi dalam upaya bersama mewujudkan Asta Cita Presiden dan untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Hasnur.
Untuk diketahui, rakor Bappeda se-Indonesia tahun 2025, di Banjarmasin Kalsel ini, berlangsung pada 2–4 Desember 2025. Tema yang diusung adalah "Sinergitas Perencanaan Daerah melalui Program Strategis Nasional dalam Mendukung Asta Cita".(/smartbanua)
