- Berbaur Ulama, Habaib dan Jamaah, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Masjid Jami Tuhfaturroghibin
- 800 Personel Polda Kalimantan Selatan Amankan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Pengamanan Diperketat hingga Jalur Sungai
- Hari Pertama Kerja Sekda Kalsel Sidak Disiplin ASN, Ini Hasilnya
- Gubernur H. Muhidin Bersama Wagub dan Sekdaprov Sholat Idul Fitri di Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin
- Kakanwil Kemenag Kalsel Ajak Masyarakat Hormati Hasil Sidang Isbat dan Perkuat Persatuan Idul Fitri
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Pimpin HLM TPID, Gerak Cepat Kendalikan Inflasi Jelang Hari Besar Keagamaan
- Wagub Hasnuryadi Berbuka Puasa Bersama Barito Mania; Dipersatukan dalam Cinta dan Semangat untuk Kebanggaan Banua
- Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke 6 Digelar Khidmat di Banjarmasin
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 2026
Sekdaprov Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammas SAW dan Doa Bersama Forkopimda di Markas Polda Kalsel



Banjarbaru – Gubernur Kalsel, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, menghadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H / 2025 M yang digelar di Masjid Riyadus Shalihin, Markas Polda Kalsel, Banjarbaru, Senin (8/9/2025) pagi.
Baca Lainnya :
- Bina 40 Peserta PKP Angkatan 7, BPSDMD Kalsel Ingin Wujudkan Reformasi Birokrasi0
- Gubernur H Muhidin Bersama Guru Bakhie Berbaur dengan Jamaah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Bustanul Muhibbin Alalak Batola0
- Al Fata Martapura Barat Sabet Juara I Lomba Sinoman Hadrah, Bukti Regenerasi Seni Banjar Hidup0
- Tiga Jasad Korban Heli Jatuh di Kalsel Berhasil Diidentifikasi Mereka WNA0
- Drone UAV-VTOL Dit Samapta Polda Kalsel Jatuh Saat Bantu Pencarian Helikopter Hilang di Mantewe Tanah Bumbu0
Acara yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keberkahan tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan lantunan maulid habsyi sebagai bentuk kecintaan umat Islam terhadap Rasulullah SAW.
Turut dihadiri Kabinda Kalsel, Brigjen. Pol. Nurullah, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Suparjo, jajaran pejabat utama Polda Kalsel dan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan mengajak seluruh jajaran kepolisian untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam pelaksanaan tugas sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.
“Rasulullah SAW adalah teladan sempurna dalam kejujuran, amanah, kesabaran, dan kasih sayang. Nilai-nilai ini harus menjadi fondasi moral bagi setiap anggota Polri, khususnya di lingkungan Polda Kalimantan Selatan,” ujar Kapolda dalam sambutannya.
Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan integritas di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, seraya mengingatkan bahwa tugas kepolisian bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga pelayanan yang humanis dan berkeadilan.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Pimpinan Majelis Irsyadul Fata di Pamangkih Laut, Kabupaten Banjar, Guru Supian Al Banjari menekankan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah suri teladan paripurna dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Keteladanan beliau tidak hanya mencakup akhlak pribadi, tetapi juga dalam konteks sosial dan kenegaraan.
“Rasulullah SAW adalah contoh sempurna dalam hal kejujuran, amanah, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama. Jika nilai-nilai ini benar-benar kita hayati dan amalkan, maka akan tumbuh masyarakat yang damai, harmonis, dan saling menghargai,” ujarnya di hadapan para jamaah.
Guru Supian juga menggarisbawahi bahwa akhlak Rasulullah menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang berkeadaban. Keteladanan tersebut, menurutnya, sangat relevan untuk menjawab tantangan zaman, termasuk dalam menjaga stabilitas, memperkuat ketertiban umum, serta menciptakan rasa aman di tengah-tengah masyarakat Kalsel.
“Meneladani akhlak Nabi bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap terciptanya ketenangan dan keamanan. Ketika masyarakat menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, maka rasa persaudaraan dan solidaritas akan tumbuh subur,” tuturnya diakhir tausiahnya. (smart banua)
