- Berbaur Ulama, Habaib dan Jamaah, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Masjid Jami Tuhfaturroghibin
- 800 Personel Polda Kalimantan Selatan Amankan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Pengamanan Diperketat hingga Jalur Sungai
- Hari Pertama Kerja Sekda Kalsel Sidak Disiplin ASN, Ini Hasilnya
- Gubernur H. Muhidin Bersama Wagub dan Sekdaprov Sholat Idul Fitri di Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin
- Kakanwil Kemenag Kalsel Ajak Masyarakat Hormati Hasil Sidang Isbat dan Perkuat Persatuan Idul Fitri
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Pimpin HLM TPID, Gerak Cepat Kendalikan Inflasi Jelang Hari Besar Keagamaan
- Wagub Hasnuryadi Berbuka Puasa Bersama Barito Mania; Dipersatukan dalam Cinta dan Semangat untuk Kebanggaan Banua
- Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke 6 Digelar Khidmat di Banjarmasin
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 2026
Tiga Jasad Korban Heli Jatuh di Kalsel Berhasil Diidentifikasi Mereka WNA


Banjarmasin : Tim DVI Polda Kalsel memberikan informasi terkait hasil identifikasi korban jatuhnya helikopter di Kalsel, Sabtu (6/9/2025) malam.
Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes M El Yandiko mengatakan, sudah ada tiga jasad korban yang berhasil dilakukan identifikasi, ketiganya merupakan warga negara asing.
Baca Lainnya :
- Drone UAV-VTOL Dit Samapta Polda Kalsel Jatuh Saat Bantu Pencarian Helikopter Hilang di Mantewe Tanah Bumbu0
- Kotak Hitam Heli Jatuh di Kalsel Diserahkan ke pihak KNKT0
- Basarnas Resmi Tutup OPS SAR Heli di Kalsel0
- Polda Kalsel Ungkap Penyelewengan 11,5 Ton Pupuk Subsidi di Tanah Laut0
- Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Resmikan Masjid Jami Nurusyarie dan Masjid Besar Al Ikhlash Assyarrie di Tanah Laut0
"Sudah tiga yang berhasil diidentifikasi dari delapan orang korban, ketiganya warga negara asing," katanya.
Dia merincikan dapun tiga jenazah itu berinisial MW (68), CPW (67) dan SKP (56) yang berasal dari Australia, India dan Brazil.
Identitas ketiga jasad bisa terungkap usai dilakukan proses data post mortem, kemudian dikomparasi dengan data ante mortem korban ketika masih hidup, seperti sidik jari, hingga catatan rekam medis.
"Diidentifikasi dari gigi, karena perlu diketahui gigi ini termasuk bagian tubuh yang cukup tahan panas," ujarnya.
"Jasad yang sudah teridentifikasi, bagi keluarga korban silahkan jika mau dibawa pulang besok," jelasnya.
Sementara, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, mengungkapkan, saat ini Polda Kalsel terus berupaya agar seluruh jenazah bisa terindentifikasi.
"Mohon doanya, agar seluruh jasad bisa teridentifikasi secepatnya, Tim sedang bekerja," tambahnya. (smartbanua)
