- Sesuai Instruksi Gubernur Kalsel, DPD PAN Kabupaten Banjar Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Jawa Laut
- Banjir Tak Kunjung Surut, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan Selatan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan Kunjungan Presiden Prabowo
- Pemprov Kalsel Matangkan Persiapan Kunjungan Presiden Prabowo, Sekolah Rakyat Siap Diresmikan
- Fokuskan Layanan Kesehatan dan Kelompok Rentan, TP PKK Kalsel Hadir di Lokasi Banjir Sungai Rangas
- Wapres Gibran Janji Beri Perhatian Khusus Penanganan Banjir di Kalsel
- Banjir Kalsel Tak Surut, Wagub Hasnuryadi Turun Langsung Salurkan Bantuan ke Warga
- Berbaur Dengan Masyarakat Terdampak Banjir di Sungai Tabuk, Wagub Hasnuryadi Salurkan Bantuan
- Pemprov Kalsel Isi Jabatan Strategis, 11 Pejabat Eselon II Dilantik Gubernur Muhidin
- Waspada Sepekan Ke Depan Kalsel Masih Dihantui Cuaca Ekstrem
Tiga Jasad Korban Heli Jatuh di Kalsel Berhasil Diidentifikasi Mereka WNA


Banjarmasin : Tim DVI Polda Kalsel memberikan informasi terkait hasil identifikasi korban jatuhnya helikopter di Kalsel, Sabtu (6/9/2025) malam.
Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes M El Yandiko mengatakan, sudah ada tiga jasad korban yang berhasil dilakukan identifikasi, ketiganya merupakan warga negara asing.
Baca Lainnya :
- Drone UAV-VTOL Dit Samapta Polda Kalsel Jatuh Saat Bantu Pencarian Helikopter Hilang di Mantewe Tanah Bumbu0
- Kotak Hitam Heli Jatuh di Kalsel Diserahkan ke pihak KNKT0
- Basarnas Resmi Tutup OPS SAR Heli di Kalsel0
- Polda Kalsel Ungkap Penyelewengan 11,5 Ton Pupuk Subsidi di Tanah Laut0
- Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Resmikan Masjid Jami Nurusyarie dan Masjid Besar Al Ikhlash Assyarrie di Tanah Laut0
"Sudah tiga yang berhasil diidentifikasi dari delapan orang korban, ketiganya warga negara asing," katanya.
Dia merincikan dapun tiga jenazah itu berinisial MW (68), CPW (67) dan SKP (56) yang berasal dari Australia, India dan Brazil.
Identitas ketiga jasad bisa terungkap usai dilakukan proses data post mortem, kemudian dikomparasi dengan data ante mortem korban ketika masih hidup, seperti sidik jari, hingga catatan rekam medis.
"Diidentifikasi dari gigi, karena perlu diketahui gigi ini termasuk bagian tubuh yang cukup tahan panas," ujarnya.
"Jasad yang sudah teridentifikasi, bagi keluarga korban silahkan jika mau dibawa pulang besok," jelasnya.
Sementara, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, mengungkapkan, saat ini Polda Kalsel terus berupaya agar seluruh jenazah bisa terindentifikasi.
"Mohon doanya, agar seluruh jasad bisa teridentifikasi secepatnya, Tim sedang bekerja," tambahnya. (smartbanua)
