- Gubernur Kalsel Pimpin Rakor Pengendalian Banjir Banua Anam, Targetkan Pembangunan Sodetan
- PUPR Kalsel Fokus Lanjutkan Pembangunan Rumah Jabatan Gubernur
- Diskominfo Kalsel Siapkan Platform Pelayanan Publik Terintegrasi
- Sat Lantas Polresta Banjarmasin Ajarkan Safety Riding ke Anak Pondok Pesantren
- Polda Kalsel Musnahkan 67,6 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi
- Dit Lantas Polda Kalsel Gelar Rampcheck Keselamatan di Banjarbaru
- TNI-Polri Turun Bersihkan Taman Kamboja
- Kalsel Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah
- Dislautkan Kalsel Rapat Kerja Teknis Perencanaan Pembangunan Kelautan dan Perikanan 2027
- Pemprov Kalsel Siapkan Kolaborasi Pasar Murah Sambut Ramadhan
Drone UAV-VTOL Dit Samapta Polda Kalsel Jatuh Saat Bantu Pencarian Helikopter Hilang di Mantewe Tanah Bumbu



Sebuah drone jenis UAV-VTOL (Unmanned Aerial Vehicle - Vertical Take-Off and Landing) milik Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengalami jatuh dalam operasi pencarian helikopter BK 117-D3 yang hilang di kawasan pegunungan Mangkilang, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (3/9/2025).
Baca Lainnya :
- Kotak Hitam Heli Jatuh di Kalsel Diserahkan ke pihak KNKT0
- Basarnas Resmi Tutup OPS SAR Heli di Kalsel0
- Polda Kalsel Ungkap Penyelewengan 11,5 Ton Pupuk Subsidi di Tanah Laut0
- Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Resmikan Masjid Jami Nurusyarie dan Masjid Besar Al Ikhlash Assyarrie di Tanah Laut0
- FGD Kamtibmas Perairan; Gubernur H. Muhidin dan Kapolda Kalsel Sepakat Samakan Presepsi Metode Penangkapan Ikan Nelayan Kalsel, Jatim dan Jateng0
Insiden terjadi ketika drone tersebut melakukan penerbangan di Area Terbuka KM. 80 Desa Emil Baru Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanah Bumbu menuju titik koordinat oleh KNKT yang diduga titik tersebut sebagai posisi jatuhnya helikopter BK 117-D3.
"Benar, salah satu alat pendukung kita, sebuah Drone UAV-VTOL Dit Samapta Polda Kalsel, mengalami insiden dan jatuh saat menjalankan misi pencarian," ujar Kabid Humas Polda Kalsel, Jumat (5/9/2025).
Dia menegaskan bahwa meskipun mengalami insiden dengan jatuhnya drone, operasi pencarian sama sekali tidak terhenti. Tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, Basarnas, TNI, dan relawan terus melanjutkan upaya dengan intensitas yang tinggi menggunakan metode penyisiran darat dan udara.
Jatuhnya drone ini tidak menghambat pencarian helikopter dan korban. "Fokus utama kita adalah menemukan helikopter BK 117-D3 dan para korban," pungkas Kombes Pol Adam Erwindi.
Diketahui di lokasi jatuhnya helikopter BK 117-D3 dan Drone UAV-VTOL Dit Samapta Polda Kalsel terdapat adanya perubahan cuaca dan medan magnet yang besar.(smartbanua)


