- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
- Karhutla Kepung RSJ Sambang Lihum, Pasien Terpaksa Dievakuasi
- Karhutla Kalsel Masih Terkendali Tidak Ganggu Sektor Pangan
- Gubernur Kalsel Siapkan Pemulangan Korban Selamat KM Virgo Transport 8
- Salam Babaris Bersholawat Bersama Habib Syekh; Wagub Kalsel Hasnuryadi Mengajak Jamaah Doakan Korban Kapal Tenggelam Virgo Transport 8
- Pencarian Hari ke Tiga KM Virgo 22 Orang Selamat dan 4 Orang Meninggal
- Gubernur Kalsel Sampaikan Duka Musibah KM Virgo, Pastikan Penanganan Maksimal
- Kapal Virgo Transport Tujuan BJM-SBY Tenggelam Bawa 243 Orang
Al Fata Martapura Barat Sabet Juara I Lomba Sinoman Hadrah, Bukti Regenerasi Seni Banjar Hidup

BANJARMASIN – Kelompok Kesenian Sinoman Hadrah Al‑Fata dari Desa Sungai Batang Ilir, Martapura Barat, Kabupaten Banjar, keluar sebagai juara pertama dalam Lomba Sinoman Hadrah yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan melalui UPTD Taman Budaya di Banjarmasin, Sabtu (6/9/2025).
Baca Lainnya :
- Tiga Jasad Korban Heli Jatuh di Kalsel Berhasil Diidentifikasi Mereka WNA0
- Drone UAV-VTOL Dit Samapta Polda Kalsel Jatuh Saat Bantu Pencarian Helikopter Hilang di Mantewe Tanah Bumbu0
- Kotak Hitam Heli Jatuh di Kalsel Diserahkan ke pihak KNKT0
- Basarnas Resmi Tutup OPS SAR Heli di Kalsel0
- Polda Kalsel Ungkap Penyelewengan 11,5 Ton Pupuk Subsidi di Tanah Laut0
Al‑Fata berhasil meraih skor 1.350 poin, mengungguli Grup Surya Abadi di posisi kedua dengan 1.335 poin, serta Grup Al‑Ihsan di urutan ketiga dengan 1.295 poin.
Ketiga pemenang dijadwalkan tampil kembali pada penyambutan tamu Temu Karya Taman Budaya se‑Indonesia di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarbaru pada 14 September mendatang.
Perwakilan Al‑Fata, Ahmad Rizal, mengaku kemenangan ini merupakan hasil kerja keras dan persiapan matang.
“Persiapan kami berlangsung sekitar dua minggu. Bahkan seminggu terakhir, kami berlatih setiap malam agar hasilnya maksimal. Alhamdulillah, usaha itu terbayarkan. Dari awal, target kami memang juara pertama,” ujar Rizal. (Lentera Kalimantan)
Sejak berdiri pada 2014, Grup Al‑Fata dikenal konsisten mengikuti berbagai lomba seni daerah dan kerap menorehkan prestasi. Mereka tidak hanya menjaga kualitas penampilan, tetapi juga membangun regenerasi melalui pelatihan anak‑anak di lingkungan sekitar.
“Setiap tahun selalu ada generasi baru yang kami latih agar kesenian ini tetap hidup dan lestari,” tambah Rizal. (Lentera Kalimantan)
Sinoman hadrah merupakan kesenian khas Banjar yang memadukan musik rebana, tarian, dan syair Islami. Tradisi ini biasanya hadir pada acara keagamaan, pernikahan, hingga penyambutan tamu kehormatan. Sebagai bagian dari akulturasi budaya Islam dan Melayu, kesenian ini tak hanya bernilai hiburan, tetapi juga sarat pesan religius. (smartbanua)
