- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
Perempuan Terjun Dari Fly Over Banjarmasin

Banjarmasin - Seorang perempuan sengaja terjun dari jembatan Fly Over Jalan Ahmad Yani Banjarmasin, Kecamatan Banjarmasin Timur, Sabtu 21 Februari malam. Akibatnya mengalami luka serius.
Baca Lainnya :
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Gelar Buka Puasa dan Haul Jama di Banjarmasin, Sekaligus Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan0
- Safari Ramadan Pemkot Banjarmasin di Masjid Al Ikhlas Sungai Andai, Wali Kota HM Yamin HR Serahkan Bantuan dan Pererat Silaturahmi0
- Pemprov Kalsel Pantau Hisab Rukyat di Banjarmasin, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 20260
- Pantauan Hilal di Banjarmasin Tak Nampak0
- Selama Ramadan Jam Sekolah di Kalsel Berubah0
Andy Relawan Banjarmasin menerangkan dari saksi yang ada dilapangan saat itu, bahwa pemudi itu terjun bebas dari atas fly Over setelah turun dari motornya.
"Warga yang lewat disitu mengatakan, perempuan ini terjun dari atas," katanya.
Pemudi itu beruntung masih hidup, mengalami patah tulang dan luka ringan, hingga dievakuasi para relawan ke RSUD Ulin Banjarmasin.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Eru Alsepa membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan temuan awal, ia diduga mengalami tekanan yang berkaitan dengan masalah keluarga.
“Dugaan sementara ia mengalami depresi karena permasalahan keluarga,” ujar Kompol Eru Alsepa.
Ia menjelaskan, dari pemeriksaan awal terhadap telepon genggamnya, ditemukan komunikasi terakhir dengan pihak keluarga sebelum kejadian.
Dari informasi yang beredar, perempuan tersebut berinisial M berusia sekitar 22 tahun dan merupakan warga Semangat Dalam, Kabupaten Barito Kuala (Batola). (/smartbanua)
