- Pemprov Bersama TNI dan Polri Sidak SPBU, Pastikan Distubusi BBM Subsidi Solar Lancar
- Sekdaprov Kalsel Buka Rakor Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan di Banjar
- Sopir Truk Datangi Kantor Gubernur Menjerit Solar Sulit Didapat
- Pemprov Kalsel Terima Sertifikat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Musik Panting
- Segarkan Organisasi Gubernur Muhidin Kembali Lantik Ratusan Pejabat
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Tabligh Akbar dan Haul ke-6 Almarhum H. Andi Arsyad Petta Tahang di Tanah Bunbu
- Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan untuk Petani Jagung
- Gubernur Kalsel Bakal Evaluasi Kembali Kinerja Pejabat hingga Eselon IV
- Kolaborasi Dispora dan DLH Kalsel Libatkan Pemuda Jadi Agen Lingkungan
- Terima Reses Komisi XI DPR RI, Gubernur H. Muhidin Sampaikan Keberhasilan Pemprov Kalsel atas Kinerja Tinggi dan Penurunan Stunting serta Kemiskinan
Perempuan Terjun Dari Fly Over Banjarmasin

Banjarmasin - Seorang perempuan sengaja terjun dari jembatan Fly Over Jalan Ahmad Yani Banjarmasin, Kecamatan Banjarmasin Timur, Sabtu 21 Februari malam. Akibatnya mengalami luka serius.
Baca Lainnya :
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Gelar Buka Puasa dan Haul Jama di Banjarmasin, Sekaligus Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan0
- Safari Ramadan Pemkot Banjarmasin di Masjid Al Ikhlas Sungai Andai, Wali Kota HM Yamin HR Serahkan Bantuan dan Pererat Silaturahmi0
- Pemprov Kalsel Pantau Hisab Rukyat di Banjarmasin, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 20260
- Pantauan Hilal di Banjarmasin Tak Nampak0
- Selama Ramadan Jam Sekolah di Kalsel Berubah0
Andy Relawan Banjarmasin menerangkan dari saksi yang ada dilapangan saat itu, bahwa pemudi itu terjun bebas dari atas fly Over setelah turun dari motornya.
"Warga yang lewat disitu mengatakan, perempuan ini terjun dari atas," katanya.
Pemudi itu beruntung masih hidup, mengalami patah tulang dan luka ringan, hingga dievakuasi para relawan ke RSUD Ulin Banjarmasin.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Eru Alsepa membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan temuan awal, ia diduga mengalami tekanan yang berkaitan dengan masalah keluarga.
“Dugaan sementara ia mengalami depresi karena permasalahan keluarga,” ujar Kompol Eru Alsepa.
Ia menjelaskan, dari pemeriksaan awal terhadap telepon genggamnya, ditemukan komunikasi terakhir dengan pihak keluarga sebelum kejadian.
Dari informasi yang beredar, perempuan tersebut berinisial M berusia sekitar 22 tahun dan merupakan warga Semangat Dalam, Kabupaten Barito Kuala (Batola). (/smartbanua)
