- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin
- Wagub Hasnuryadi Tegaskan Pemprov Kalsel Siap Bersinergi Kembangkan Olahraga Sambo di Banua
- Gubernur H. Muhidin Resmi Dilantik Sebagai Ketua Majeliis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel
- Hj. Fathul Jannah Dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel; Siap Perkuat Pembentukan Karakter dan Pengembangan Potensi Generasi Muda
- Komitmen Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Tingkatkan Berbagai Program Gerakan Pramuka ke Tingkat Nasional
- Seminar Hari Kebaya Nasional 2026, TP PKK Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Kebaya
- Gubernur Kalsel Apresiasi Milad ke-30 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing
Peningkatan Ekonomi Keluarga Melalui Ekonomi Kreatif dan Koperasi

Banjarmasin : Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Workshop Peningkatan Ekonomi Keluarga melalui Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Koperasi yang dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Adi Sabhara, mewakili Kepala Dinas, Gusti Yanuar Noor Rifai, di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin (13/10/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 13–14 Oktober 2025, dan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari anggota keluarga, masyarakat, serta anggota koperasi yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Baca Lainnya :
- Wakapolda Kalsel Pastikan Penanganan Korban Keracunan MBG Berjalan Baik0
- Juara 3 Diraih ULM. MTQ Mahasiswa Nasional ke-XVIII 2025 Resmi Ditutup0
- Kasus Keracunan Gubernur Kalsel Muhidin Minta SPPG Jaga Kualitas 0
- Wagub Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Rakornas Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah 20250
- Puluhan Siswa di Martapura Kalsel diduga Keracunan MBG0
Adi Sabhara menyampaikan bahwa peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga tidak hanya bergantung pada modal dan peluang, tetapi juga pada pengetahuan, keterampilan, serta pola pikir yang kreatif dan produktif.
“Melalui workshop ini, kami berharap peserta dapat memperluas wawasan dan mengubah mindset agar mampu mengembangkan potensi ekonomi keluarga melalui pendekatan ilmu pengetahuan dan inovasi usaha,” ujar Adi.
Ia menekankan bahwa usaha untuk mandiri secara ekonomi merupakan bagian dari ikhtiar yang bernilai ibadah. Oleh karena itu, selain semangat bekerja, para pelaku ekonomi keluarga juga perlu memperkuat pengetahuan dan jejaring, termasuk dengan memanfaatkan teknologi digital seperti media sosial untuk memasarkan produk dan mengembangkan usaha.
Lebih lanjut, Adi mencontohkan bagaimana banyak pelaku usaha kecil di daerah yang berhasil mengembangkan produk rumahannya menjadi bernilai tinggi berkat pemanfaatan teknologi dan kreativitas.
“Sekarang ini, banyak peluang usaha yang bisa tumbuh dari rumah. Tinggal bagaimana kita mau belajar, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi yang ada. Ekonomi kreatif bukan hanya tentang produk, tapi juga cara berpikir dan cara memanfaatkan peluang,” tambahnya.
Sementara itu, berdasarkan laporan panitia pelaksana, kegiatan ini berlandaskan pada berbagai regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM.
Tujuan utama pelaksanaan workshop adalah untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman peserta dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis keluarga dan koperasi, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kalimantan Selatan.
Output kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan peserta yang memiliki pemahaman dan keterampilan dalam mengelola usaha keluarga secara produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong agar keluarga-keluarga di Banua tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga mampu menjadi produsen yang berdaya saing melalui koperasi dan ekonomi kreatif,” tutup Adi.(smartbanua)
