- Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling
- Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Kalsel Diminta Sesuaikan Pembelajaran
- Wamenko Pangan Terjun Padamkan Karhutla di Banjarbaru
- Gubernur Kalsel Resmi Tutup Kalsel Expo 2026; Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang
- Farrel Bangga Jadi Pengibar Bendera Pusaka Kalsel
- Sebanyak 51 Narapidana di Kalsel Bebas di Momentum HUT ke-81 RI
- Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500 Dipadati Lebih dari 10 Ribu Jemaah
- Wagub Kalsel Hadiri Haul ke-48 KH. Muhammad Salim bin Ma ruf di Martapura
- Sholat Jumat Perdana Digelar, Masjid Syekh Arsyad Al Banjari Disiapkan Jadi Islamic Center
- Gubernur Muhidin Kukuhkan 44 Paskibraka Kalsel 2026, Siap Kibarkan Merah Putih
Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus

Banjarmasin - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) terus memperkuat sektor perikanan budidaya dengan menyalurkan bantuan hibah sarana budidaya ikan gabus (haruan) tahun 2026.
Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung visi dan program Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dalam meningkatkan produktivitas perikanan daerah, khususnya melalui pengembangan konsep haruan estate.
Baca Lainnya :
- Sempat Vakum, BPSDM Kalsel Siap Gelar PKN0
- Haul ke-2 Abah Guru Banjar Indah di Tungkaran Banjar, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Disambut Antusias Warga dan Jamaah0
- Berbaur Ulama, Habaib dan Jamaah, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Masjid Jami Tuhfaturroghibin0
- 800 Personel Polda Kalimantan Selatan Amankan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Pengamanan Diperketat hingga Jalur Sungai0
- Hari Pertama Kerja Sekda Kalsel Sidak Disiplin ASN, Ini Hasilnya0
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, menyampaikan bahwa pengembangan budidaya ikan gabus memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan daerah yang bernilai ekonomi tinggi dan diminati pasar.
“Melalui bantuan ini, kami ingin mendorong peningkatan produksi ikan gabus sekaligus memperkuat kapasitas kelompok pembudidaya. Haruan merupakan komoditas lokal yang memiliki nilai strategis, baik untuk konsumsi maupun pengembangan industri olahan,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu 1 April.
Bantuan hibah tersebut disalurkan kepada dua kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan), yakni Pokdakan “Anugerah Tatah Makmur” yang berlokasi di Desa Jamil, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, serta Pokdakan “Sumber Rezeki” di Desa Pampanan, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong.
Menurut Rusdi, pemilihan kelompok penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan penilaian, dengan mempertimbangkan kesiapan kelompok, potensi wilayah, serta komitmen dalam mengembangkan budidaya ikan gabus secara berkelanjutan.
Ia menambahkan, pengembangan haruan estate tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup penguatan kelembagaan kelompok, penerapan teknologi budidaya, hingga akses pemasaran.
“Ke depan, kami berharap kelompok penerima bantuan ini dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam pengembangan budidaya ikan gabus yang terintegrasi dan berdaya saing,” katanya.
Melalui program ini, Dislautkan Kalsel optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis perikanan, meningkatkan pendapatan pembudidaya, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi hilirisasi sektor perikanan, di mana hasil budidaya diharapkan tidak hanya dijual dalam bentuk segar, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu menembus pasar yang lebih luas.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan kelompok masyarakat, pengembangan budidaya ikan gabus di Kalimantan Selatan diharapkan semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah. (/smartbanua)
