- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Untuk Strategis Sanitasi

Banjarmasin : Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat upaya percepatan pembangunan sanitasi permukiman dengan menggelar Coaching Clinic implementasi Strategi Sanitasi Kota (SSK) dan penguatan penyusunan program kebijakan sanitasi.
Kegiatan yang diadakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel ini berlangsung di Banjarbaru dan melibatkan peserta dari Kabupaten Tanah Laut dan Barito Kuala.
Baca Lainnya :
- 500 Mitra Ojol Kalsel Terima Bantuan Bhayangkari Polda Kalsel0
- Ratusan Ojol Deklarasi Jaga Kamtibmas di Kalsel0
- Peningkatan Ekonomi Keluarga Melalui Ekonomi Kreatif dan Koperasi0
- Wakapolda Kalsel Pastikan Penanganan Korban Keracunan MBG Berjalan Baik0
- Juara 3 Diraih ULM. MTQ Mahasiswa Nasional ke-XVIII 2025 Resmi Ditutup0
Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, melalui Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum, Angga Rinaldi Rizal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemprov Kalsel untuk mempercepat pencapaian target akses sanitasi sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
“Melalui coaching clinic ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi dan mempercepat pencapaian akses sanitasi yang layak dan berkelanjutan,” ujar Angga, Senin (13/10/2025).
Ia mengatakan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) menjadi instrumen vital dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pengurangan kesenjangan antar wilayah.
Coaching Clinic kali ini fokus pada finalisasi dokumen SSK, penyusunan paket kebijakan, serta advokasi kepada kepala daerah. Penetapan skala layanan dan model layanan sanitasi berkelanjutan juga menjadi agenda penting dalam forum ini.
“Kami mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, dan bekerja bersama demi menghasilkan dokumen perencanaan sanitasi yang kuat dan implementatif,” ungkap Angga.
Dengan upaya ini, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin solid dan komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Tanah Laut dan Barito Kuala semakin terbangun guna mewujudkan sanitasi yang layak dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.(smartbanua)
