- Sesuai Instruksi Gubernur Kalsel, DPD PAN Kabupaten Banjar Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Jawa Laut
- Banjir Tak Kunjung Surut, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan Selatan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan Kunjungan Presiden Prabowo
- Pemprov Kalsel Matangkan Persiapan Kunjungan Presiden Prabowo, Sekolah Rakyat Siap Diresmikan
- Fokuskan Layanan Kesehatan dan Kelompok Rentan, TP PKK Kalsel Hadir di Lokasi Banjir Sungai Rangas
- Wapres Gibran Janji Beri Perhatian Khusus Penanganan Banjir di Kalsel
- Banjir Kalsel Tak Surut, Wagub Hasnuryadi Turun Langsung Salurkan Bantuan ke Warga
- Berbaur Dengan Masyarakat Terdampak Banjir di Sungai Tabuk, Wagub Hasnuryadi Salurkan Bantuan
- Pemprov Kalsel Isi Jabatan Strategis, 11 Pejabat Eselon II Dilantik Gubernur Muhidin
- Waspada Sepekan Ke Depan Kalsel Masih Dihantui Cuaca Ekstrem
Museum Lambung Mangkurat Sosialisasi Lukisan Gusti Solihin

Keterangan Gambar : Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra,saat Sosialisasi Hasil Kajian Ruang Tata Pamer Gedung Lukisan Gusti Solihin.
Banjarbaru: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan melalui UPTD Museum Lambung Mangkurat tidak hanya menggelar Pameran Temporer ke-4. Tetapi juga melaksanakan Sosialisasi Hasil Kajian Ruang Tata Pamer Gedung Lukisan Gusti Solihin.
Kegiatan yang berlangsung di Banjarbaru ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas penataan dan perawatan karya seni koleksi Museum Lambung Mangkurat. Sosialisasi tersebut turut melibatkan akademisi. Serta kurator seni bersertifikat guna memastikan standar penanganan karya seni dilakukan secara profesional.
Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menjelaskan bahwa pelibatan para ahli menjadi langkah penting untuk menjamin setiap karya yang dipamerkan benar-benar layak tampil dan mampu merepresentasikan kualitas terbaik para seniman perupa Banua. “Sosialisasi ini tidak hanya membahas karya, tetapi juga cara menampilkan, memelihara, serta memperbaiki atau merestorasi karya seni jika ditemukan kerusakan,” ujar Tantri.
Baca Lainnya :
- Polda Kalsel Siap Gelar Ops Lilin Intan 20250
- DK Banjarmasin Gelar Dialektika Sastra Menara Pandang 2025, Hadirkan Ruang Pertemuan Para Penyair Muda0
- 22 Orang Tewas dalam Kebakaran Ruko Terra Drone Kemayoran, Seluruh Korban Berhasil Diidentifikasi Tanpa Tes DNA0
- Pemprov Kalsel Gelar Program Rehabilitasi Sosial Remaja Angkatan VIII Tahun 2025, Libatkan 90 Peserta dari 13 Kabupaten/Kota0
- Gubernur Kalsel dan Pangdam XXII Teken Kesepakatan Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat di Banjarbaru0
Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong para seniman untuk terus berkarya, sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat Kalimantan Selatan. Khususnya dalam bidang seni rupa dan lukisan.
“Semoga edukasi ini dapat menambah wawasan masyarakat Banua tentang pentingnya merawat dan mengapresiasi karya seni,”katanya.(/smartbanua)
