- Berbaur Ulama, Habaib dan Jamaah, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Masjid Jami Tuhfaturroghibin
- 800 Personel Polda Kalimantan Selatan Amankan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Pengamanan Diperketat hingga Jalur Sungai
- Hari Pertama Kerja Sekda Kalsel Sidak Disiplin ASN, Ini Hasilnya
- Gubernur H. Muhidin Bersama Wagub dan Sekdaprov Sholat Idul Fitri di Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin
- Kakanwil Kemenag Kalsel Ajak Masyarakat Hormati Hasil Sidang Isbat dan Perkuat Persatuan Idul Fitri
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Pimpin HLM TPID, Gerak Cepat Kendalikan Inflasi Jelang Hari Besar Keagamaan
- Wagub Hasnuryadi Berbuka Puasa Bersama Barito Mania; Dipersatukan dalam Cinta dan Semangat untuk Kebanggaan Banua
- Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke 6 Digelar Khidmat di Banjarmasin
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 2026
Museum Lambung Mangkurat Sosialisasi Lukisan Gusti Solihin

Keterangan Gambar : Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra,saat Sosialisasi Hasil Kajian Ruang Tata Pamer Gedung Lukisan Gusti Solihin.
Banjarbaru: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan melalui UPTD Museum Lambung Mangkurat tidak hanya menggelar Pameran Temporer ke-4. Tetapi juga melaksanakan Sosialisasi Hasil Kajian Ruang Tata Pamer Gedung Lukisan Gusti Solihin.
Kegiatan yang berlangsung di Banjarbaru ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas penataan dan perawatan karya seni koleksi Museum Lambung Mangkurat. Sosialisasi tersebut turut melibatkan akademisi. Serta kurator seni bersertifikat guna memastikan standar penanganan karya seni dilakukan secara profesional.
Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menjelaskan bahwa pelibatan para ahli menjadi langkah penting untuk menjamin setiap karya yang dipamerkan benar-benar layak tampil dan mampu merepresentasikan kualitas terbaik para seniman perupa Banua. “Sosialisasi ini tidak hanya membahas karya, tetapi juga cara menampilkan, memelihara, serta memperbaiki atau merestorasi karya seni jika ditemukan kerusakan,” ujar Tantri.
Baca Lainnya :
- Polda Kalsel Siap Gelar Ops Lilin Intan 20250
- DK Banjarmasin Gelar Dialektika Sastra Menara Pandang 2025, Hadirkan Ruang Pertemuan Para Penyair Muda0
- 22 Orang Tewas dalam Kebakaran Ruko Terra Drone Kemayoran, Seluruh Korban Berhasil Diidentifikasi Tanpa Tes DNA0
- Pemprov Kalsel Gelar Program Rehabilitasi Sosial Remaja Angkatan VIII Tahun 2025, Libatkan 90 Peserta dari 13 Kabupaten/Kota0
- Gubernur Kalsel dan Pangdam XXII Teken Kesepakatan Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat di Banjarbaru0
Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong para seniman untuk terus berkarya, sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat Kalimantan Selatan. Khususnya dalam bidang seni rupa dan lukisan.
“Semoga edukasi ini dapat menambah wawasan masyarakat Banua tentang pentingnya merawat dan mengapresiasi karya seni,”katanya.(/smartbanua)
