- Momentum HKG PKK 2026, Fathul Jannah Muhidin Hadiri Kajian Muslimah di Masjid Sabilal Muhtadin
- May Day di Mapolresta Banjarmasi Buruh Minta Outsourcing Dihapuskan dan Tuntut Kenaikan Upah
- Ribuan Buruh May Day di Mapolresta Banjarmasin, Minta outsourcing Dihapus
- Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder Demi Zero Over Dimension Over Loading 2027
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul ke-21 Guru Cangkring Tapin; Momentum Pelajari dan Nilai-Nilai Keteladanan Ulama
- Halalbihalal Kepala Sekolah dan Pegawas Sekolah SMA/SMK se- Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tekankan Keteladanan di Dunia Pendidikan
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Dorong PT. Ambapers Gali Pendapatan Asli Daerah untuk Pemprov Kalsel
- Sekdaprov M. Syarifuddin Pimpin Entry Meeting Pemprov Bersama BPKP Perwakilan Kalsel; Langkah Strategis Pengawasan dan Pendampingan Penyelenggaraan Pemerintahan
- Pemprov Kalsel Berkomitmen Terus Pengendalian Inflasi dan Menjaga Stabilitas Harga serta Ketersediaan Bahan Pokok
- Lepas Jamaah Calon Haji, Gubernur Kalsel Mengingatkan Jaga Kesehatan dan Menitipkan Doa untuk Keberkahan Banua
Pemprov Kalsel Gelar Program Rehabilitasi Sosial Remaja Angkatan VIII Tahun 2025, Libatkan 90 Peserta dari 13 Kabupaten/Kota

Keterangan Gambar : Siswa Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria, belajar potong rambut.
Banjarmasin, smartbanua – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria kembali melaksanakan Program Rehabilitasi Sosial bagi penerima manfaat remaja Angkatan VIII Tahun 2025. Sebanyak 90 remaja dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan mengikuti program pembinaan yang berlangsung selama enam bulan ini.
Program tersebut bertujuan memulihkan dan mengembangkan fungsi sosial para peserta agar mampu kembali berperan secara optimal di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Selama proses rehabilitasi, para remaja mendapatkan layanan konseling, pendampingan psikososial, pengembangan karakter, hingga pelatihan keterampilan kerja sesuai minat dan bakat.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel dan Pangdam XXII Teken Kesepakatan Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat di Banjarbaru0
- Pemprov Kalsel Matangkan Persiapan Haul Abah Guru Sekumpul ke-21 Tahun 20250
- Gubernur Kalsel Dukung Komitmen Bupati Tabalong Tingkatkan Inovasi dan Pelayanan Publik0
- Perayaan 60 Tahun Tabalong: Gubernur Muhidin Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan0
- TP PKK Balangan Gelar Sastra Maambung Banua, Manjunjung Budaya di Bumi Sanggam0
Pembinaan Terstruktur Selama Enam Bulan
Kepala PPRSAR Mulia Satria, Sacik Kartikowati, menjelaskan bahwa peserta program mengikuti kegiatan intensif yang terbagi dalam berbagai bentuk layanan pembinaan.
“Selama enam bulan pelaksanaan, para remaja mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi konseling, pendidikan, pendampingan psikososial, serta pelatihan keterampilan vokasional,” ujar Sacik di Banjarbaru, Selasa (9/12/2025).
Beragam Jurusan Pelatihan untuk Bekal Kemandirian
Para peserta dibina melalui jurusan keterampilan yang disiapkan untuk mendukung kemandirian mereka ke depan. Jurusan tersebut meliputi:
-
Komputer
-
Menjahit
-
Tata Rias
-
Otomotif
-
Bengkel Sepeda Motor
-
Elektro/Service Handphone
-
Meubel Alumunium
-
Barbershop
-
Barista
Dengan pilihan jurusan yang beragam, setiap remaja diarahkan untuk menggali potensi diri sekaligus meningkatkan keterampilan agar siap memasuki dunia kerja atau membuka usaha mandiri.
Sacik menambahkan bahwa program ini tidak hanya fokus pada penguasaan keahlian, tetapi juga pembentukan karakter, peningkatan kepercayaan diri, serta kemampuan bersosialisasi.
“Program ini juga dirancang untuk memperkuat nilai-nilai positif, meningkatkan kepercayaan diri, serta membentuk kemampuan bersosialisasi para penerima manfaat sebagai bekal kemandirian di masa depan,” jelasnya.
Penutupan Program dan Bantuan Stimulan Usaha
Kegiatan Rehabilitasi Sosial Angkatan VIII Tahun 2025 dijadwalkan berakhir pada pertengahan Desember 2025. Pada tahap akhir, seluruh peserta akan menerima bantuan stimulan usaha sesuai jurusan yang telah diikuti untuk mendukung kemandirian mereka di kampung halaman masing-masing.
Sacik menegaskan bahwa program ini merupakan bukti nyata perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung tumbuh kembang remaja yang membutuhkan perlindungan dan layanan rehabilitasi.
“Program ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Kalsel dalam memberikan perlindungan, pembinaan, dan rehabilitasi sosial bagi anak dan remaja agar mampu bangkit, mandiri, dan berdaya saing di tengah masyarakat,” ujarnya.
Program rehabilitasi sosial ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang lebih siap, percaya diri, dan memiliki keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan.(/smartbanua)
