- Kapal Virgo Transport Tujuan BJM-SBY Tenggelam Bawa 243 Orang
- Sebanyak 103 Penumpang KM Virgo Tenggelam Berhasil Dievakuasi
- Hj. Fathul Jannah Dorong Perpustakaan Desa Hadir, Ajak Kader Posyandu Giatkan Aktivitas Membaca
- Hj. Fathul Jannah Muhidin Gaungkan Penguatan Posyandu 6 SPM dan PAUD Ramah Anak
- Sanggar Seni Suluh Banua Angkat Nilai Budaya Dayak Deah Lewat Tari Njipah, Tabalong Juara Umum FKTD Kalsel 2026
- 4.151 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UNISKA MAB
- Hujan Hasil Operasi Modifikasi Cuaca Guyur Sejumlah Wilayah Kalsel
- Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam Karhutla ke Polda Kalteng
- Dishut Kalsel 24 Jam Jaga Hutan Lindung Liang Anggang Dari Karhutla
- Dinkes Kalsel Perkuat Layanan Kesehatan Dampak Kabut Asap
Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Tembus 604 Jiwa, Sumut Tertinggi

Smartbanua.com - Jumlah korban meninggal dalam bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera kembali meningkat.
Berdasarkan pembaruan data di laman Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatin) BNPB yang dipantau pada Selasa (2/12) pagi, total korban jiwa kini mencapai 604 orang.
Data tersebut merinci tiga provinsi yang terdampak paling parah yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Baca Lainnya :
- Rentetan Bencana Akhir November: Banjir dan Longsor Kepung Wilayah Sumatra0
- Komdigi Dorong Redaksi Modern Beretika di Era AI0
- Satu Abad Muhammadiyah di Kalsel: Gubernur Muhidin Hadiri Puncak Milad ke-113 di Alabio0
- BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi dan Banjir Rob, Nelayan Diminta Waspada 22 November 20250
- Siklon Tropis FINA Menguat di Laut Arafuru, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Maluku dan NTT0
BNPB mencatat, Sumatera Utara menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal tertinggi, yaitu 283 jiwa. Menyusul kemudian Sumatera Barat sebanyak 165 jiwa, dan Aceh dengan 156 jiwa.
Selain korban meninggal, BNPB juga melaporkan angka korban hilang dan luka-luka yang masih cukup tinggi. Di Aceh, sebanyak 156 orang dilaporkan meninggal, 181 orang hilang, dan 1.800 warga mengalami luka-luka.
Di Sumatera Barat, data menunjukkan 165 orang meninggal, 114 hilang, serta 112 lainnya luka-luka. Sementara di Sumatera Utara, tercatat 283 korban jiwa, 169 orang hilang, dan 613 korban luka.
Kerusakan infrastruktur juga sangat luas. Sedikitnya 3.500 rumah mengalami kerusakan berat, 4.100 rusak sedang, dan lebih dari 20.500 rumah rusak ringan. BNPB menambahkan, sebanyak 271 jembatan rusak serta 282 fasilitas pendidikan terdampak bencana.
Pembaruan data masih berlangsung, karena proses pencarian dan evakuasi terus dilakukan di berbagai titik yang masih sulit dijangkau.(/smartbanua)
