- Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke 6 Digelar Khidmat di Banjarmasin
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 2026
- 2.189 Personel Amankan Lebaran di Kalsel
- Polda Kalsel Lepas 617 Peserta Mudik Gratis, Antusias Meningkat
- Polda Kalsel dan Bulog Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Terbantu
- Puisi sebagai Ruang Membaca Realitas: Buku Pesiar Tanpa Berlayar Dibedah di Kampung Buku Banjarmasin
- Gubernur H. Muhidin Berbuka Puasa Bersama Ketua DPRD Kalsel; Keberhasilan Pembangunan Sinergi Kuat Pemerintah, Legislatif dan Masyarakat
- Kantor Gubernur Kalsel dan Gedung Idham Chalid Resmi Kantongi PBG dan SLF dari Pemkot Banjarbaru
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Mahligai Pancasila, Penyegaran Birokrasi di Bulan Ramadan
Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Tembus 604 Jiwa, Sumut Tertinggi

Smartbanua.com - Jumlah korban meninggal dalam bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera kembali meningkat.
Berdasarkan pembaruan data di laman Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatin) BNPB yang dipantau pada Selasa (2/12) pagi, total korban jiwa kini mencapai 604 orang.
Data tersebut merinci tiga provinsi yang terdampak paling parah yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Baca Lainnya :
- Rentetan Bencana Akhir November: Banjir dan Longsor Kepung Wilayah Sumatra0
- Komdigi Dorong Redaksi Modern Beretika di Era AI0
- Satu Abad Muhammadiyah di Kalsel: Gubernur Muhidin Hadiri Puncak Milad ke-113 di Alabio0
- BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi dan Banjir Rob, Nelayan Diminta Waspada 22 November 20250
- Siklon Tropis FINA Menguat di Laut Arafuru, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Maluku dan NTT0
BNPB mencatat, Sumatera Utara menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal tertinggi, yaitu 283 jiwa. Menyusul kemudian Sumatera Barat sebanyak 165 jiwa, dan Aceh dengan 156 jiwa.
Selain korban meninggal, BNPB juga melaporkan angka korban hilang dan luka-luka yang masih cukup tinggi. Di Aceh, sebanyak 156 orang dilaporkan meninggal, 181 orang hilang, dan 1.800 warga mengalami luka-luka.
Di Sumatera Barat, data menunjukkan 165 orang meninggal, 114 hilang, serta 112 lainnya luka-luka. Sementara di Sumatera Utara, tercatat 283 korban jiwa, 169 orang hilang, dan 613 korban luka.
Kerusakan infrastruktur juga sangat luas. Sedikitnya 3.500 rumah mengalami kerusakan berat, 4.100 rusak sedang, dan lebih dari 20.500 rumah rusak ringan. BNPB menambahkan, sebanyak 271 jembatan rusak serta 282 fasilitas pendidikan terdampak bencana.
Pembaruan data masih berlangsung, karena proses pencarian dan evakuasi terus dilakukan di berbagai titik yang masih sulit dijangkau.(/smartbanua)
